LAMSEL, HR – Warga Kecamatan Sidomulyo kini bisa bernapas lega. Setelah bertahun-tahun bergantung pada jembatan gantung yang sempit dan rawan, Jembatan Way Buatan di Dusun Kelapa Tiga, Desa Suak, Lampung Selatan, akhirnya rampung dan sudah dapat digunakan.
Jembatan baru sepanjang 15 meter dengan lebar 3 meter ini dibangun Dinas PUPR Lampung Selatan melalui Bidang Bina Marga. Proyek ini menjadi prioritas daerah karena jembatan lama sempat terputus total tanpa jalan alternatif, sehingga mengganggu aktivitas harian, distribusi ekonomi, sekaligus membahayakan keselamatan warga.
Saat musim hujan, lokasi jembatan yang berada di pertemuan tiga sungai sering diterjang arus deras hingga memicu banjir. Kini, dengan konstruksi kokoh, warga dapat melintas dengan aman tanpa rasa khawatir.


Darmaji (31), warga Kota Dalam, mengaku lega. “Terbantu benar, lebih enak lewat dari bawah. Sebelumnya jembatan gantung, ngeri,” tuturnya. Hal senada disampaikan Nur Hayati (30), warga Dusun Buatan. “Kalau banjir dulu nggak bisa lewat, jadi harus muter jauh. Sekarang lebih mudah. Terima kasih banyak untuk Pak Bupati,” ujarnya.
Kepala Dusun Kelapa Tiga juga memberi apresiasi kepada Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Dinas PUPR. “Sekarang kami bisa melintas dengan aman, akses perekonomian pun kembali normal,” katanya.
Jembatan Way Buatan menjadi bukti nyata perhatian Pemkab Lampung Selatan terhadap kebutuhan masyarakat. Selain memperlancar mobilitas, jembatan ini juga menopang denyut perekonomian warga Sidomulyo yang tinggal di wilayah rawan ban Roy youjir. santi








