BPK Serahkan LKPD ke DPRD Jabar

oleh -285 views
BANDUNG, HR – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jawa Barat yang berlangsung Senin (8/6/2015) di Jl. Diponegoro 27 Bandung dengan agenda penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI atas laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun Anggaran 2014, kembali menyatakan Pemprov Jabar meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalsm Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2014.
Hasil pemeriksaan yang dibacakan oleh Moermahadi Soerja Djanegara dari BPK RI, opini BPK atas hasil pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Provinsi Jabar TA 2014, BPK memberikan opini WTP.
Meskipun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2014 meraih opini WTP, BPK juga menyatakan, masih ada sejumlah catatan yang harus diperhatikan oleh Pemprov Jawa Barat. “BPK meminta untuk tahun mendatang dapat lebih meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangannya dengan memberikan perhatian dan mengambil langkah-langkah tentang beberapa hal,” jelasnya.
Ada 5 hal hal yang menjadi catatan BPK atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Jabar TA 2014. Antara lain, Pemprov Jabar diminta untuk meningkat kualitas penatausahaan dan pengelolaan persediaan.
Kedua, meningkatkan kualitas penatausahaan melalui sistem berbasis atisisbada agar secara optimal dapat mendukung penyajian nilai hasil tetap, termasuk atissisbada tetap kendaraan.
Ketiga, memberikan perhatian kelengkapan bukti pertanggungjawaban belanja makanan dan minuman dan belanja perjalanan dinas terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Jawa Barat.
Keempat, memberikan perhatian cukup terhadap proses pengadaan lelang barang dan jasa sehingga persoalan pada sejumlah OPD Jabar dapat mengakibatkan kemahalan pengadaan barang.
Kelima, lebih mengendalikan pengelolaan dana bergulir pada program Kredit Cinta Rakyat (KCR) agar lebih tetap sasaran dan tidak ada kredit macet.
“Perhatian terhadap hal-hal tersebut diperlukan karena masih terjadi pada proses pemeriksaan laporan keuangan tahun ini. Meskipun tingkat matrialitasnya tidak mempengaruhi pengajian laporan keuangan,” tegasnya. ■ hor

Tinggalkan Balasan