Binkom AGHT Cegah Konflik Sosial Di Wilayah Korem 142/Tatag

Binkom AGHT Cegah Konflik Sosial Di Wilayah Korem 142/Tatag

SULBAR, HR – Binkom AGHT Untuk Cegah Konflik Sosial Asisten Intelejen Kepala Staf Angtan Darat (Asintel-Kasad) hari ini memberi Pembinaan Komunikasi (Binkom) Ancaman, Gangguan, Hambatan, Tantangan (AGHT) terhadap sejumlah Personil Intel dari jajaran Korem 142/Tatag tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-75 Tahun.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Kodim 1418/Mamuju yang tetap mengacu pada protokol kesehatan dan dihadiri Danrem 142/Tatag yang diwakili Dandim 1418/Mamuju Kolonel Inf Tri Aji Sartono (Dandim 1418/Mamuju), Kolonel Kav. Mukmin S.I.P (Pamen Ahli Bidang Ideologi Politik Pusintelad), Kombes Pol Heri Susanto S.I.K (Dir Intelkam Polda Sulbar) dengan mengangkat Tema “Tanggap, Solid Akuntable Dan Dicintai Rakyat”, Senin (5/10/2020).

Danrem 142/Tatag, Brigjen TNI Firman Dahlan, yang diwakili Dandim 1418/Mamuju Kolonel Inf Tri Aji Sartono dalam sambutannya mengatakan, materi dalam kegiatan Binkom AGHT ini akan difokuskan untuk memperkuat komunikasi adanya kemungkinan konflik sosial dan upaya sedini mungkin agar dapat dicegah.

“Wilayah Korem 142/Tatag sangat luas, jadi kami perlu adanya komunikasi dari berbagai pihak di berbagai daerah di Sulbar agar konflik sosial bisa kita cegah” Ujar Dandim 1418/Mamuju mewakili Danrem 142/Tatag.

Ia pun berharap, kegiatan ini bisa memberi pemahaman terkait pentingnya mencegah konflik dan bisa intens melakukan komunikasi dilapangan ketika menemukan suatu permasalahan sosial dilapangan.

Ditempat yang sama, Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko yang diwakili Kolonel Kav Mukmin S.I.P dalam Binkom AGHT kemudian membacakan sambutan dimana mempertegas kepada para personil bahwa Indonesia adalah daerah yang rawan konflik, baik itu konflik sosial maupun konflik vertikal yang sewaktu-waktu dapat timbul, untuk itu kegiatan sepeti Binkom AGHT ini dilaksanakan agar dapat mencegah konflik dengan cara memelihara situasi damai ditengah masyarakat dan memberi peringatan dini.

Loading...

“Ini adalah upaya perfentif agar peran seluruh masyarakat dalam penaganan potensi konflik dapat dicegah,” pungkasnya. tia

Tinggalkan Balasan