MAJALENGKA, HR — Polres Majalengka terus mendukung pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat melalui pendampingan intensif jajaran Bhabinkamtibmas.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan sambang ke home industri kerajinan anyaman bambu yang dikelola kelompok ibu-ibu di Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung atas instruksi Kapolres Majalengka Rita Suwadi sebagai bentuk kehadiran Polri dalam mendukung produktivitas masyarakat lokal sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan ekonomi kerakyatan.
Melalui Bhabinkamtibmas Desa Mirat Fajrin Ayu Humaeroh, Polres Majalengka meninjau langsung proses pembuatan berbagai produk anyaman bambu, salah satunya dudukuy atau topi tradisional Sunda.
Seluruh proses produksi dilakukan secara telaten oleh kelompok ibu-ibu setempat yang memanfaatkan waktu luang untuk membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
“Fokus kami adalah memberikan pelayanan terbaik dengan hadir di tengah pelaku usaha mikro. Kami sangat mengapresiasi kreativitas ibu-ibu di Desa Mirat yang mampu mengolah bambu menjadi produk bernilai guna. Selain memberikan motivasi, kehadiran Bhabinkamtibmas juga bertujuan memastikan lingkungan usaha tetap aman dan kondusif,” ujar Rita Suwadi.
Kapolsek Leuwimunding Kenedy Joko Lelono menambahkan, peran Bhabinkamtibmas dalam menyambangi industri rumahan sangat penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat dapat membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Sinergitas antara kepolisian dan pelaku ekonomi kerakyatan menjadi kunci kemandirian desa. Kami ingin memastikan sektor industri rumahan seperti kerajinan anyaman ini terus berkembang. Jika ekonomi warga stabil, angka kerawanan sosial pun akan menurun sehingga tercipta harkamtibmas yang mantap di wilayah hukum Polsek Leuwimunding,” katanya. lintong








