ASEAN Fokus Isu Pergantian Tenaga Kerja oleh Mesin

Pembukaan ASEAN Comittee on Science Technology Innovation (COSTI) ke-76.

BADUNG, HR – Bertempat di Hotel Inaya Putri Bali, Nusa Dua, Kabupaten Badung, pembukaan ASEAN Comittee on Science Technology Innovation (COSTI) ke-76 dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Na’im (26/06/2019).

Dalam sambutannya, Ainun Na’im menegaskan, bahwa pertemuan ke-76 ini merupakan harapan bagi negara ASEAN agar dapat merencanakan strategi dan tindakan menghadapi revolusi 4.0 dan isu pergantian tenaga kerja oleh mesin atau teknologi robot.

Menurutnya, pergantian tenaga kerja merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari namun dapat diantisipasi agar roda perekonomian dan stabilitas masyarakat tetap terjamin. “Kami menganjurkan bagi industri dan pemerintahan untuk dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi yang ada sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” jelasnya.

Ainun Na’im juga menilai, bahwa peningkatan sumber daya manusia dalam hal inovasi harus dilaksanakan guna mempersiapkan masyarakat menghadapi isu pergantian tenaga kerja oleh mesin tersebut.

Head of ASEAN COSTI, Rowena Cristina Guevara juga menekankan hal tersebut. “Diperkirakan sebanyak 89% pekerjaan akan dibebankan kepada artificial intelligence yang juga berhubungan dengan pemberhentian tenaga kerja pada tiap sektor yang tergantikan,” terangnya.

Cristina Guevara menjelaskan, bahwa kegiatan ini akan membicarakan langkah-langkah yang akan diambil oleh ASEAN Economic Community menanggapi revolusi industri 4.0 dan isu pemberhentian tenaga kerja demi menjaga stabilitas perekonomian negara-negara ASEAN.

Loading...

Pertemuan ini dihadiri perwakilan negara Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, Jepang, Myanmar, dan Indonesia, serta ditujukan untuk menentukan langkah internasional ke depannya. gina

Tinggalkan Balasan