ASDP Bakauheni Didemo Pengurus Truk

oleh -252 views
LAMSEL, HR – Ratusan masa yang tergabung dalam aksi solidaritas Pengurus Truk (Petruk) melakukan aksi long march dari kantor Kepala Desa Bakauheni menuju ke Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Senin (12/10). Aksi ini merupakan buntut dari sistem satu jalur yang diterapkan oleh PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bakauheni sejak Sabtu (10/10) lalu. Pengurus truk ekspedisi kecewa akibat pintu masuk ke area dermaga kini hanya terbatas dimasuki oleh petugas pelabuhan.
PT ASDP Bakauheni Lampung Selatan
didemo massa. 
Dengan menggunakan spanduk dan memblokade pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, mereka melakukan orasi di area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, “Turunkan direksi, turunkan pembuat kebijakan yang membuat sengsara kaum lemah dan menutup sumber mata pencaharian kami di Pelabuhan Bakauheni, karena kami sudah tak bisa masuk dengan bebas ke area Pelabuhan Bakauheni,”ungkap Dobur Manalu salah seorang pengunjuk rasa.
Massa yang kecewa dengan keputusan direksi PT. ASDP tersebut mengaku akibat penutupan area pelabuhan berakibat mata pencaharian menjadi sulit. Bahkan masa sempat menahan kendaraan yang akan melintas sementara kendaraan pribadi tetap bisa masuk ke Pelabuhan Bakauheni.
Aksi tersebut dijaga ratusan personil pengendali massa (Dalmas) dari Polres Lampung Selatan dipimpin Kapolres Lampung Selatan AKBP. Adi Ferian Saputra serta Kapolsek Penengahan AKP. Mulyadi Yakub. Selain Dalmas. 
“Kita fasilitasi untuk masa menyampaikan aspirasinya. Saat ini kita minimalisir pergerakan untuk di luar pelabuhan Bakauheni. Dan kami kerahkan ratusan personil agar tidak anarkis,”ungkap AKBP Adi Ferian Saputra.
Hingga berita ini dimuat, pihak PT. ASDP Bakauheni masih belum menemui demonstran. Sebelumnya perwakilan pihak pengurus Minggu malam (11/10) melakukan negoisasi, namun belum menemukan kesepakatan.
Akibat demo tersebut, kapal-kapal yang biasanya beroperasi dan memuat kendaraan jenis truk terpaksa tidak mengangkut truk. Truk sebagian besar menggunakan jasa penyeberangan di Landing Craft Tank PT. BBJ yang ada di Muara Pilu Bakauheni.
Sementara itu, keputusan tersebut diklaim oleh PT. ASDP sebagai cara untuk membuat nyaman pengguna jasa pelabuhan Bakauheni. Menurut Saminah (45) warga Bakauheni yang berjualan di area Pelabuhan saat ini tidak bisa lagi sekehendak hatinya memasuki area tertentu di Pelabuhan Bakauheni. santi

Tinggalkan Balasan