Apresiasi Temu Tokoh Nasional Kebangsaan di Binong

Ketua RW 07 S Sugiarto saat memberi kata sambutan (kiri). Foto bersama Lurah Binong bersama seusai acara (tengah). Kepala Biro Sekretariat MPR RI H Muhammad Rizal SH menerima cendramata dari Kader PKK RW 07 Binong (kanan).

TANGERANG, HR – Acara silahtuhrahmi atau temu tokoh nasional yang diperakasai oleh Ketua RW 07 S Sugiarto Bsc yang didampingi dan didukung oleh Ketua PKK RW 07 Ariyani, Dede Winata dan Hasanudinsyah selaku moderator diadakan di lingkungan Perumahan Binong Permai RW 07, Kel Binong, Kec Curug, Kab Tangerang, Minggu (29/07).

Dalam acara tersebut hadir para pemuka tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Lurah Binong Masitoh, Ketua PKK Rw, 07 Aryani, Kepala Biro Sekretariat MPR RI H Muhamad Rizal, sebagai nara sumber mewakili Ketua MPR Zulkifli Hasan, Anggota Dewan DPRD Kab Tangerang Risfanel Arya, Ketua Forum RW Binong Usup Supriyatno, Binamas Binong Agus Gumilar, Kader PKK Kec Curug, dan Elemen masyarakat Perumahan Binong, para ketua RW 01 hingga RW 22 dan Anggota Jajaran Citra Bhayangkara Polsek Curug J-77 Binong yang keseluruhannya hadir 450 undangan.

Ketua RW 07 S Sugiarto dan juga menjabat Ketua Korwil Citra Bhayangkara 77 Binong Polsek Curug, Sugiarto mengatakan sangat bangga sebagai Ketua RW 07 dan sebagai Ketua Citra Bhayangkara Kelurahan binong bias memprakasai Temu Tokoh Kebangsaan dan kegiatan itu menjadi bagian program MPR RI.

”Ini kelasnya nasional apa lagi materi yang disampaikan baik bagi generasi muda untuk dapat memahami perlunya menjaga kedaulatan dengan menanamkan diri pada paham nilai pancasila,” tutur Sugiarto dalam sambutannya.

Tak hanya itu keprihatinanya dengan isu saat ini. Sugiarto mencotohkan seperti di wilayah Lebak, Banten yang sedang hangat dibicarakan oleh publik dimana. Pasalnya, tenaga kerja kasar asing ke Indonesia dengan jumlah cukup besar menjadi kekhawatiran masyarakat untuk mendapat kan lapangan pekerjaan.

”Tadi kita sudah sama-sama dengar yang telah disuarakan oleh saudara Mardiansyah yang gigih menyampaikan aspirasinya. Apakah anak bangsa Indonesia akan menjadi tamu di negerinya sendiri? Itulah pertanyaan kita karena tenaga kasar Indonesia pun banyak,” paparnya.

Oleh karena itu, harap Sugiarto, pelaksanaan temu tokoh nasional/ kebangsaan dapat mengimplementasikan kepada masyarakat untuk dilakukan dikehidupan sehari-hari.

”Pancasila atau Empat Pilar ini penting ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama untuk kalangan generasi muda, agar dijadikan perilaku dalam kehidupan berbangsa, dan bernegara untuk menjaga kedaulatan,” tutupnya.

Loading...

Pelaksanaan yang digelar pada pukul 08’00 pagi s/d selasai berjalan meriah dengan moderator acara Hasanudinsyah dibantu Dede Winata berjalan kondusif dan khidmat. angga mc

Tinggalkan Balasan