MAJALENGKA, HR — Bupati Majalengka H. Eman Suherman melakukan mutasi dan rotasi terhadap 166 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Pergeseran jabatan ini mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas. Kegiatan berlangsung di Lapangan Tenis Setda Majalengka, Rabu (31/12/2025), dan dihadiri Wakil Bupati, Wakil Ketua DPRD, Forkopimda, Sekda, Kepala BKPSDM, OPD, camat, serta tamu undangan.
Rotasi eselon II meliputi posisi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang kini dijabat Rahmat Kartono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wawan Sarwanto, serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Heri Rahyubi. Jabatan Kepala Kesbangpol diisi Iding Solehudin, sementara Kasatpol PP dan Damkar dijabat Toto Prihatno.
Sejumlah camat juga menerima amanah baru, antara lain Camat Banjaran Abdul Hanan, Camat Jatitujuh Agus Mulyanto, Camat Palasah Dhani Eka Rahardian, Camat Maja Asep Zaki Mulyanto, dan Camat Panyingkiran Nita Dwi Wahyuni Sudrajat.
Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa mutasi dan rotasi bukan bentuk hukuman. Ia menyatakan bahwa rotasi jabatan menjadi kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kinerja, memperkuat pelayanan publik, dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
“Rotasi jangan dipersepsikan sebagai sesuatu yang menakutkan. Ini kebutuhan organisasi agar pemerintahan bergerak cepat dan responsif,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa proses mutasi dan rotasi dilakukan melalui pertimbangan yang matang serta mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan. Langkah ini juga bertujuan mengisi kekosongan jabatan agar pengambilan keputusan dan roda pemerintahan tetap berjalan efektif.
“Kita tidak bisa membiarkan kekosongan jabatan terlalu lama. Organisasi harus kuat dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Kepada para pejabat yang dilantik, Bupati mengucapkan selamat dan meminta mereka menjaga profesionalisme, integritas, serta loyalitas dalam menjalankan amanah. Ia juga mendorong seluruh pejabat memperkuat koordinasi dan pelaporan, mengingat masih ada sejumlah tanggung jawab yang harus dituntaskan hingga akhir tahun.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Majalengka berkomitmen menerapkan manajemen ASN berbasis kompetensi dan kinerja, sehingga setiap aparatur memiliki kesempatan berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Mutasi adalah bagian dari proses pengabdian. Jalani dengan sikap profesional dan bekerja sepenuh hati untuk masyarakat Majalengka,” pungkas Bupati. lintong








