Burhan Resmi Dilantik sebagai Kajari Gowa, Ini Pesan Kajati Sulsel

MAKASSAR, HR — Burhan resmi menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gowa setelah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, melantiknya di Baruga Adhyaksa Kejati Sulsel, Makassar, Kamis (15/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Syarifuddin mengambil sumpah jabatan Burhan sekaligus memimpin serah terima jabatan Kajari Gowa.

Dalam arahannya, Kajati Sulsel menekankan pentingnya peran strategis Kajari Gowa dalam menggerakkan organisasi, menjaga integritas institusi, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional dan akuntabel.

Syarifuddin juga menitipkan lima pedoman kerja kepada Burhan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan peningkatan kinerja Kejaksaan Negeri Gowa.

Lima pedoman tersebut meliputi menjaga integritas dan marwah institusi, meningkatkan profesionalisme serta kualitas penegakan hukum, memperkuat pengawasan dan pengendalian internal, meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat, serta mendorong inovasi dan optimalisasi kinerja.

Dalam sambutannya, Muhammad Syarifuddin menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremoni pergantian jabatan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi, penyegaran institusi, sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijawab dengan kinerja dan tanggung jawab.IMG 20261016 WA0016

“Pelantikan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau pergantian jabatan dalam suatu organisasi. Namun, momentum ini merupakan bagian dari dinamika organisasi, upaya penyegaran institusi, serta bentuk kepercayaan dan amanah pimpinan yang harus dijawab dengan kinerja, integritas, dan tanggung jawab,” ujar Syarifuddin.

Ia menjelaskan bahwa Kajari memegang peran penting dalam menentukan arah kebijakan, menggerakkan organisasi, serta memastikan pelaksanaan tugas Kejaksaan di wilayah hukumnya berjalan secara profesional, efektif, dan akuntabel.

Karena itu, Syarifuddin meminta Burhan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, memahami karakteristik wilayah hukum Gowa, membangun komunikasi dengan seluruh jajaran, serta melanjutkan program positif yang telah berjalan.

“Saya berharap Saudara segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru, mempelajari karakteristik wilayah hukum, membangun komunikasi dengan seluruh jajaran, dan melanjutkan program positif yang telah berjalan,” pesannya kepada Burhan.

Lebih lanjut, Kajati Sulsel menyoroti tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran kejaksaan perlu menjaga soliditas, loyalitas terhadap institusi, kecermatan dalam bertindak, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Prihatin, jajaran asisten Kejati Sulsel, para kepala kejaksaan negeri, serta sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri Gowa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *