BANJAR, HR — Menjelang pergantian tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Banjar menggelar Doa Bersama Lintas Agama dan Apel Gabungan Pengamanan Malam Tahun Baru di halaman Mapolres Banjar, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan menghadirkan para tokoh lintas agama serta unsur pengamanan daerah.
Suasana haru tampak saat pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu memanjatkan doa secara bergantian untuk keselamatan bangsa. Doa bersama tersebut dipersembahkan bagi masyarakat di Aceh, Sumatra, dan sejumlah wilayah lain yang tengah menghadapi bencana alam. Kebersamaan para tokoh agama ini mencerminkan kuatnya toleransi dan solidaritas di Kota Banjar.
Usai prosesi doa, kegiatan dilanjutkan dengan Apel Gabungan yang diikuti jajaran Polri, BPBD, ORI, organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila, Ansor, Grib, Gibas, serta Pramuka Saka Bhayangkara.
Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Raharjo mengajak masyarakat menyambut tahun baru secara sederhana dan penuh keprihatinan. Ia mengingatkan pentingnya empati terhadap warga yang terdampak musibah di Aceh dan Sumatra. Kapolres juga mengimbau warga agar mematuhi arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, antara lain tidak melakukan konvoi kendaraan, tidak menyalakan kembang api berlebihan, serta memprioritaskan kegiatan positif dan ibadah.

Untuk menjaga kondusivitas wilayah, Polres Banjar menerjunkan 300 personel dari total 400 personel yang ada di wilayah hukum Polres Banjar. Selain itu, Polres menyiapkan tujuh titik pengamanan yang terdiri atas satu Pos Terpadu, tiga Pos Pelayanan, dan tiga Pos Pengamanan.
Dengan sinergi personel dan pendekatan pengamanan yang humanis, Polres Banjar berharap malam pergantian tahun berjalan aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat diajak menyongsong Tahun 2026 dengan harapan baru dan semangat membangun Kota Banjar yang bermartabat. acep surya








