SUKABUMI, HR — Masyarakat Kelurahan Gunung Parang dan Subang Jaya mengusulkan penyelenggaraan pelatihan bagi pelaku UMKM serta pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi digital dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan yang berlangsung pada 9 Desember 2025. Usulan tersebut sejalan dengan tema Musrenbang yang menyoroti transformasi ekonomi melalui penguatan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, dan layanan publik digital.
Lurah Gunung Parang, Cecep Hidayat, menjelaskan bahwa warga juga mengajukan pelatihan keterampilan komputer, desain grafis, kesiapsiagaan bencana, pembuatan biopori, serta pelatihan pemulasaran jenazah. Ia menyebutkan bahwa 10 usulan telah dirumuskan dalam Musrenbang tingkat kelurahan dan akan dibahas lebih lanjut dalam Musrenbang tingkat kecamatan. “Usulan fisik di antaranya pemasangan paving block, pengaspalan gang, pembangunan drainase, perbaikan Posyandu, dan renovasi rumah tidak layak huni,” jelasnya.
Lurah Subang Jaya, Jumiyati, menyampaikan bahwa Musrenbang di wilayahnya juga menghasilkan beberapa usulan prioritas. Selain pelatihan kewirausahaan, warga mengusulkan pembangunan tembok penahan tanah, peningkatan drainase, pelatihan kader Posyandu, serta pelatihan pengelolaan sampah.
Camat Cikole, Cesar Anwar, saat membuka Musrenbang Kelurahan Gunung Parang di kantor kelurahan, mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang mengajukan berbagai usulan sesuai kebutuhan lokal. Ia menegaskan komitmen kecamatan untuk memfasilitasi program pembangunan di tingkat kelurahan. ida








