GOWA, HR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima satu unit ambulans dari BRI Peduli. Bantuan tersebut dinilai langsung mempercepat layanan kegawatdaruratan dan memperluas akses kesehatan bagi masyarakat. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menerima ambulans itu di Kantor Bupati Gowa, Rabu (10/12).
Ambulans tersebut akan ditempatkan di Puskesmas Bontonompo yang memiliki beban rujukan tinggi. Kehadirannya diharapkan mengurangi waktu respons dan memastikan pasien mendapatkan penanganan lebih cepat.
Bupati Talenrang menegaskan bahwa ambulans ini memperkuat rantai layanan darurat dari tingkat desa hingga fasilitas rujukan kabupaten. Menurutnya, manfaat terbesar dari bantuan ini berada pada keselamatan masyarakat.
“Setiap menit dalam kondisi darurat sangat menentukan, dan ambulans ini membantu kita mengurangi risiko keterlambatan penanganan,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi dengan BRI sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem kesehatan daerah. Dengan dukungan tenaga medis dan sistem rujukan yang lebih terintegrasi, manfaat ambulans dapat dirasakan masyarakat secara merata. Pemerintah daerah juga optimistis tingkat keselamatan pasien, terutama pada kasus gawat darurat, dapat meningkat signifikan.

“Dukungan seperti ini memperluas jangkauan layanan dasar dan memberi manfaat nyata bagi warga yang tinggal jauh dari pusat layanan,” tambahnya.
Bupati Gowa memastikan ambulans tersebut segera dioperasionalkan dengan sistem pelayanan terpadu.
“Kami memastikan fasilitas ini langsung digunakan dan memberi dampak cepat bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Cabang BRI Sungguminasa, Andre Ferdyan, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan komitmen BRI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang lebih siap dan responsif.
“Kami ingin memastikan dukungan kami memberi efek langsung bagi keselamatan warga dan memperkuat layanan publik,” ujarnya.
Selain melalui CSR, BRI juga menghadirkan inovasi layanan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM. Andre menjelaskan bahwa BRI melakukan penyederhanaan proses dan percepatan pencairan Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar pelaku usaha di Gowa lebih mudah memperoleh pembiayaan.
“Kami mempercepat akses KUR agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha tanpa hambatan administratif,” jelasnya.
Menurut BRI, berbagai intervensi ini dirancang agar dampaknya tidak hanya dirasakan di bidang kesehatan, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas.
Turut hadir dalam penyerahan ambulans tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Kepala Dinas Kesehatan Gowa drg. Abdul Haris Usman, serta Kepala Dinas Perkimtan Gowa Abdullah Sirajuddin. kartia








