2016, Warga Tangerang Gunakan RSU Pantura

oleh -206 views
TANGERANG, HR – Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, pada Juni 2016 akan meresmikan Rumah Sakit Umum (RSU) Pantura di wilayah Kecamatan Pakuhaji. Bila rumah sakit tersebut sudah diresmikan, berarti masyarakat beberapa kecamatan seperti Sepatan, Teluknaga, Rajeg, Mauk, dan Kronjo tak lagi kesulitan dalam berobat di rumah sakit terdekat.
Menurut Zaki dalam konfrensi pers pada sejumlah wartawan di lingkup Humas Setda Kabupaten Tangerang, selama ini warga Pantura yang sakit selalu berobat di Puskesmas dan klinik terdekat. Namun jika berobat ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang, RSU Balaraja dan RSU Swasta Siloam yang letaknya cukup jauh dari wilayah pantura.
“Adapun dibangunnya RSU di wilayah pantura, karena semakin banyaknya pengguna BPJS dan belum ada RSU disana. Kalau di wilayah selatan, warga banyak terbantu dengan adanya rumah sakit swasta seperti Islamic dan Siloam. Dengan dibangunnya RSU Pantura di Kecamatan Pakuhaji, berarti masyarakat yang ingin berobat tak perlu jauh-jauh lagi,” ungkap Zaki.
Pada tanya jawab yang dilaksanakan di Ruang Wareng, Jumat (20/11) dimotori oleh Asda I bagian Kesejahteraan Rakyat, M Arsyad, dan Bagian Humas itu, Bupati mengungkapkan pembangunan RSU Pantura akan terus dilanjutkan secara bertahap sehingga terpenuhi kebutuhannya seperti RSU lainnya.
Sedangkan Kepala Dinas (Kadis) Cipta Karya, Taufik Emil, dalam pemapaerannya, pembangunan RSU Pantura pada awal operasionalnya Juli 2016 baru dapat menampung 30 pasien rawat inap. Namun fasilitas yang disediakan sudah mencakup Ruang Gawat Darurat dan Poli.
“Pengembangan seterusnya, tak bedanya dengan rumah sakit Balaraja pada awal dibangunnya, yang akan ditingkatkan terus pembangunan, sarana prasarana dan sumberdayanya,” terang Emil.
Sementara itu meyangkut akses jalan agar lebih muda, Bupati menyerahkan pada Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) untuk peningkatan jalan dan perluasan lebarnya. Menurut Kadis BMP, Slamet Budi, selama ini untuk jalan di Pantura tergolong 80 persen baik dan 20 persen rusak. titing

2 thoughts on “2016, Warga Tangerang Gunakan RSU Pantura

Tinggalkan Balasan