PURWAKARTA, HR – Insiden penolakan wawancara terhadap jurnalis Harapan Rakyat Online dalam acara Corporate Social Responsibility (CSR) Indomaret di Desa Cikumpay, Purwakarta, 24 September 2025, memicu tanda tanya. Dinas Kesehatan (Dinkes) Purwakarta yang menjadi mitra acara mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut.
Kronologi Penolakan Wawancara
Acara Posyandu Indomaret x Sunpride berlangsung pada Rabu (24/9/2025). Indomaret menggandeng Dinkes Purwakarta untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Saat peliputan, wartawan mencoba mewawancarai Ketua Panitia, Hadi. Namun, Hadi menolak dengan alasan panitia hanya menunjuk media tertentu untuk meliput kegiatan.
Penolakan ini menimbulkan pertanyaan soal keterbukaan informasi publik. Wartawan juga menolak tawaran uang tunai yang diduga diberikan oleh perwakilan Hadi.
Kepala Desa Cikumpay, Rusmiati, menjelaskan bahwa pihak desa hanya menjadi fasilitator. Menurutnya, kegiatan sepenuhnya digelar Indomaret bersama Dinkes Purwakarta. Ia enggan menilai benar atau salah tindakan penolakan tersebut.
Untuk memastikan posisi pemerintah, awak media menghubungi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Purwakarta, Yandi. Melalui pesan WhatsApp, Yandi menulis singkat, “Untuk acara tersebut, kebetulan saya tidak mengetahuinya.”
Pernyataan itu menunjukkan Dinkes tidak mengetahui insiden di lapangan meski acara merupakan program kolaborasi. Hingga berita ini diterbitkan, Indomaret maupun Hadi belum memberi tanggapan lebih lanjut. ids








