Warna – warni Taman Kota Muara Teweh

oleh -613 views
Taman kota dihiasi warna-warni lampu taman jamur.

MUARA TEWEH, HR – Lampu taman jamur ini dihias serta dicat berbagai warna-warni dan juga berbagai motif tokoh-tokoh film kartun, juga ditambah hiasan lampu yang berwarna-warni, sehingga siapapun yang melihatnya akan sedikit terhipnotis dan ingin memandanginya lebih lama.

Entah lahir dari ide siapa, yang pasti dikerjakan oleh tangan-tangan terampil dan lampu taman jamur ini sudah terpajang di sekitar taman kota Muara Teweh. Bahkan di malam harinya, taman itupun menjadi tempat tongkrongan para muda-mudi di kota ini.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang lampu taman jamur ini, HR Online, Selasa (17/04/2018), menemui Moransyah selaku Kepala Bidang Tata Kota Dinas PUPR Barito Utara di kantornya.

Pegawai honorer sedang melukis motif bintang kartun.

Moransyah menjelaskan bahwa ide itu lahir begitu saja dan tanpa ada perencanaan khusus, hanya sekedar bagaimana memanfaatkan sisa-sisa material yang ada, seperti sisa semen, pasir dan potongan-potongan paralon yang ada di gudang.

Sehingga timbul pemikiran dengan pegawai honorer yang ada di Bidang Tata Kota untuk menciptakan sesuatu dari sisa material yang ada menjadi sesuatu yang dapat dinikmati warga Muara Teweh.

Moransyah menjelaskan, bahwa apa yang dikerjakan para pegawai honorer Bidang Tata Kota bukanlah sesuatu proyek, namun dikerjakan dengan swakelola. Meskipun lampu taman jamur dipajang di Taman Kota Muara Teweh dan menghabiskan cat, semen, pasir dan pipa plastik paralon yang tidak sedikit. Bahkan Moransyah menyakinkan bahwa pekerjaan pembuatan lampu taman jamur untuk dipajang di Taman Kota Muara Teweh tidak menggunakan dana pemerintah.

Sementara, Yahya selaku aktifis LSM Forum Pemerhati Peduli Pembangunan Kalteng, berterima kasih apabila memang ada sesuatu pekerjaan pemerintah dengan tidak membebani APBD, seperti yang dilakukan Bidang Tata Kota Dinas PUPR Barito Utara.

Loading...

“Jadi anggaran yang ada nantinya dapat digunakan untuk hal-hal yang lebih mendesak untuk peningkatan ekonomi warga. Namun, agar pekerjaan yang sudah dikerjakan dapat mencantumkan nama pekerjaannya, sumber dana dan besaran anggarannya, meskipun itu swakelola,” ujarnya. mps

Tinggalkan Balasan