Walau Pengalaman Baru, Maya Suganda Pasaribu Dapat Dukungan Melati Erzaldi

oleh -150 views
Walau Pengalaman Baru, Maya Suganda Pasaribu Dapat Dukungan Melati Erzaldi PANGKALPINANG, HR - Usai dilantik sebagai Penjabat (Pj) Ketua TP PKK dan beberapa organisasi melekat sebagai istri Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Maya Suganda Pasaribu bertemu Melati Erzaldi, di Kantor Gubernur Babel, Jumat (05/05/2023). Melati Erzaldi yang terjadwal bertemu Pj. Gubernur Babel Suganda Pandapotan Pasaribu, dapat bertemu dengan Maya Suganda Pasaribu yang baru saja selesai dilantik untuk memimpin organisasi-organisasi pendukung kinerja kepala daerah di Kep. Babel. "Pada dasarnya, yang penting semua kawan-kawan mau bantu. Saya berharap, teman-teman jika melihat kekurangan, dikasih tahu apa yang harus dilakukan. Namanya juga saya baru, orang baru memang harus mengejar biar cepat. Karena waktunya juga cepat, jangan sampai saat ada yang baru nanti kondisi organisasi masih kacau," ceritanya kepada Melati Erzaldi yang merupakan Ketua TP PKK Kep. Babel periode 2017-2022. "Saya bersyukur, memang harus ikhlas karena ini kerja sosial. Siapapun yang mau masuk dalam kepengurusan saya terima. menggalang sumber daya yang ada, agar kinerja cepat," tambahnya. Dirinya berharap, pengurus lama yang masih berkenan aktif tetap dibutuhkan untuk TP PKK, tetap bisa membantu untuk masa transisi ini. Diakuinya, dirinya sejak dulu tidak terlalu aktif di pokja, hanya membantu di bidang kesehatan karena latar belakang pendidikannya kesehatan dan memang merupakan seorang ASN di bidang kesehatan. Baginya, tetap beda dari pengalaman sebelumnya, dirinya hanya sebagai komponen pendukung di TP PKK atau organisasi lain sebelumnya karena juga bekerja. "Setelah bapak menjadi asisten, saya baru ambil cuti di luar tanggungan negara," jelasnya hingga akhirnya sang suami menjabat sebagai Pj. Gubernur dirinya pun dituntut untuk bisa menjalankan tampuk pimpinan yang diamanahkannya. "Pokoknya saya bilang, harus solid, jangan baperan," ceritanya ingin organisasi bisa berjalan lancar dan saling membantu. Sementara Melati Erzaldi dalam pertemuan singkat sebelum dirinya bertemu Pj. Gubernur Suganda untuk mempekenalkan atlet Special Olympics Indonesia cabang olahraga renang asal Kep. Babel yang akan mewakili Indonesia pada ajang Internasional di Berlin-Jerman Juni mendatang. "Jika memerlukan sesuatu, jika perlu apapun, bisa diskusi bu. Karena lumayan berat, tidak punya wakil. Sepanjang sejarah Indonesia ini yang paling lama penjabatnya," ungkap Melati Erzaldi yang cukup berpengalaman mendampingi sang suami sejak 2005 sang suami Erzaldi Rosma sebagai wakil bupati, menjadi bupati 2010 selama 2 periode hingga gubernur 2017-2022. TP PKK atau organisasi yang kita emban khusus karena suami menjadi kepala daerah, memang bersifat sukarelawan, diceritakan pengalamannya kepada Maya Suganda Pasaribu, dirinya sukses merubah mindset TP PKK bukan cuma peran perempuan saja, karena pemberdayaan keluarga itu juga ada peran laki-laki. "Di zaman saya, saya tidak menjadikan istri-istri pejabat sebagai pengurus PKk, agar tidak ada kepentingan-kepentingan," ceritanya berbagi pengalaman. "Saya berlakukan seleksi kepengurusan, waktu itu 10 orang yang lulus seleksi ini. Saya bilang, setiap orang ada waktunya, setiap waktu ada orangnya, alhamdulillah sampai selesai masa jabatan ini berjalan lancar," tambahnya. Melati juga berharap Maya Suganda Pasaribu dapat menjalankan tampuk kepemimpinan dengan lancar tanpa terkontaminasi hal-hal yang kurang baik bagi organisasi khususnya yang terkait dengan dukungan pekerjaan suami. agus priadi.

PANGKALPINANG, HR – Usai dilantik sebagai Penjabat (Pj) Ketua TP PKK dan beberapa organisasi melekat sebagai istri Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Maya Suganda Pasaribu bertemu Melati Erzaldi, di Kantor Gubernur Babel, Jumat (05/05/2023).

Melati Erzaldi yang terjadwal bertemu Pj. Gubernur Babel Suganda Pandapotan Pasaribu, dapat bertemu dengan Maya Suganda Pasaribu yang baru saja selesai dilantik untuk memimpin organisasi-organisasi pendukung kinerja kepala daerah di Kep. Babel.

“Pada dasarnya, yang penting semua kawan-kawan mau bantu. Saya berharap, teman-teman jika melihat kekurangan, dikasih tahu apa yang harus dilakukan. Namanya juga saya baru, orang baru memang harus mengejar biar cepat. Karena waktunya juga cepat, jangan sampai saat ada yang baru nanti kondisi organisasi masih kacau,” ceritanya kepada Melati Erzaldi yang merupakan Ketua TP PKK Kep. Babel periode 2017-2022.

“Saya bersyukur, memang harus ikhlas karena ini kerja sosial. Siapapun yang mau masuk dalam kepengurusan saya terima. menggalang sumber daya yang ada, agar kinerja cepat,” tambahnya.

Dirinya berharap, pengurus lama yang masih berkenan aktif tetap dibutuhkan untuk TP PKK, tetap bisa membantu untuk masa transisi ini.

Diakuinya, dirinya sejak dulu tidak terlalu aktif di pokja, hanya membantu di bidang kesehatan karena latar belakang pendidikannya kesehatan dan memang merupakan seorang ASN di bidang kesehatan.

Baginya, tetap beda dari pengalaman sebelumnya, dirinya hanya sebagai komponen pendukung di TP PKK atau organisasi lain sebelumnya karena juga bekerja.

“Setelah bapak menjadi asisten, saya baru ambil cuti di luar tanggungan negara,” jelasnya hingga akhirnya sang suami menjabat sebagai Pj. Gubernur dirinya pun dituntut untuk bisa menjalankan tampuk pimpinan yang diamanahkannya.

“Pokoknya saya bilang, harus solid, jangan baperan,” ceritanya ingin organisasi bisa berjalan lancar dan saling membantu.

Sementara Melati Erzaldi dalam pertemuan singkat sebelum dirinya bertemu Pj. Gubernur Suganda untuk mempekenalkan atlet Special Olympics Indonesia cabang olahraga renang asal Kep. Babel yang akan mewakili Indonesia pada ajang Internasional di Berlin-Jerman Juni mendatang.

“Jika memerlukan sesuatu, jika perlu apapun, bisa diskusi bu. Karena lumayan berat, tidak punya wakil. Sepanjang sejarah Indonesia ini yang paling lama penjabatnya,” ungkap Melati Erzaldi yang cukup berpengalaman mendampingi sang suami sejak 2005 sang suami Erzaldi Rosma sebagai wakil bupati, menjadi bupati¬† 2010 selama 2 periode hingga gubernur 2017-2022.

TP PKK atau organisasi yang kita emban khusus karena suami menjadi kepala daerah, memang bersifat sukarelawan, diceritakan pengalamannya kepada Maya Suganda Pasaribu, dirinya sukses merubah mindset TP PKK bukan cuma peran perempuan saja, karena pemberdayaan keluarga itu juga ada peran laki-laki.

“Di zaman saya, saya tidak menjadikan istri-istri pejabat sebagai pengurus PKk, agar tidak ada kepentingan-kepentingan,” ceritanya berbagi pengalaman.

“Saya berlakukan seleksi kepengurusan, waktu itu 10 orang yang lulus seleksi ini. Saya bilang, setiap orang ada waktunya, setiap waktu ada orangnya, alhamdulillah sampai selesai masa jabatan ini berjalan lancar,” tambahnya.

Loading...

Melati juga berharap Maya Suganda Pasaribu dapat menjalankan tampuk kepemimpinan dengan lancar tanpa terkontaminasi hal-hal yang kurang baik bagi organisasi khususnya yang terkait dengan dukungan pekerjaan suami. agus priadi

Tinggalkan Balasan