SDN Meruya Selatan 01 Pg Jakbar Motivasi Jelang USBN

oleh -650 views

JAKARTA, HR – Jelang pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN), SDN Meruya Selatan 01 Pg menggelar doa bersama. Acara diikuti oleh seluruh siswa kelas VI. Kegiatan yang diadakan Kamis (26/4) itu, bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat belajar dalam persiapan menghadapi USBN.

Acara itu dihadiri Kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Dewan Guru, Komite Sekolah, orang tua siswa dan seluruh siswa kelas VI SDN Meruya Selatan 01 Pg Jakbar.

Acara diawali dengan pembacaan Kalam Illahi oleh Najwa Nahda Agami, lalu dilanjutkan dengan sambutan – sambutan, kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu penyampaian materi motivasi oleh Sofyan, SE M.Pd.

Kepsek Dra. Hj Dahlia dalam sambutannya mengatakan, kami para guru berdoa mudah-mudahan semua siswa dapat melaksanakan USBN dan berhasil mendapatkan nilai yang terbaik. Untuk itu diharapkan para orang tua selalu mendoakan untuk keberhasilan putra-putrinya, karena doa orang tua adalah hal yang paling mujarab.

Dan Kepsek kembali mengingatkan lagi kepada siswa agar meminta maaf kepada orang tua dan mohon doanya agar dimudahkan dalam USBN yang akan dilaksanakan pada 2 – 4 Mei 2018.

Para siswa mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan oleh motivator. Terlihat Kepsek, para guru, siswa meneteskan air mata saat motivator mengingatkan kepada orang-orang terdekat dan meminta maaf.

Kegiatan diakhiri dengan melakukan muhasabah, dimana peserta didik diajak untuk mengintropeksi diri dari cara belajar serta sikap terhadap orang tua. Terlihat cukup banyak peserta didik yang meneteskan air mata, begitupun dengan orang tua murid.

“Semoga tertanam dalam hati dan pikiran mereka untuk melakukan usaha terbaik dalam menghadapi USBN,” ujar salah satu orang tua kepada HR.

Loading...

Acara ditutup dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh H. Ardaman Kusuma, S.Pd.I, dan dilanjutkan dengan ramah tamah. Selesai acara motivasi jelang USBN, Ketua Komite Muhammad Ahmad memberikan kuis kejujuran bagi siswa – siswi yang tidak memiliki orang tua (yatim). jm

Tinggalkan Balasan