PMI Bengkulu Lakukan Trobosan

oleh -154 views
oleh
Kepala PMI Bengkulu, Drs. H. Asnawi A Lamat.

BENGKULU, HR – Dalam Rangka puncak peringatan hari palang merah sedunia ke-159 tahun 2022. PMI Bengkulu menggelar berbagai acara diantaranya Vaksinasi 150 orang masyarakat. Donor darah, halalbil halal serta menempati sebuah gedung baru berlantai lll terletak dijalan jitra kelurahan pasar baru kota Bengkulu Selasa (24/5) di bawah kepemimpinan Drs. H. Asnawi A Lamat di bantu sekretaris Joni Saputra , SP beserta karyawan maupun Dokter melakukan terobosan untuk kemanusiaan.

Drs, Asnawi A Lamat ketua PMI Provinsi Bengkulu didampingi Joni Saputra, SP ketika ditanya wartawan diruang kerjanya mengatakan bahwa sejarah panjang Palang Merah sedunia dipelopori Hendri Dunnan salah seorang pencetus organisasi kemanusiaan didunia. Sekarang menjadi palang merah Indonesia (PMI) dalam mendedikasikan tugas-tugas kemanusiaan seperti Bencana Alam, konplik ditengah-tengah masyarakat.

“Layanan bagi masyarakat provinsi Bengkulu yang utama adalah kebutuhan darah sehingga PMI berupaya memaksimalkan ketersediaan darah dengan cara donor darah keberbagai acara seperti pada bulan ramadhan usai teraweh kita mengajak masyarakat berdonor darah. Alhamdulillah, dalam satu bulan itu terkumpul 90 kantong,” ujarnya.

Joni Saputra, Sp. seketaris PMI Bengkulu.

Dijelaskannya bahwa saat ini PMI provinsi Bengkulu telah menempati gedung baru lantai 3 karena itu perlu terobosan, menjalin kerjasama dengan Dinkes Prov dan RSUD. M,Yunus agar disiapkan dokter, tenaga medis, Pengurusan perizinan saat ini masih dalam proses, sejumlah fasilitas kesehatan sudah kita siapkan. Lantai satu untuk ruang klinik bagi masyarakat untuk berobat, lantai dua karyawan Serta peralatan medis ruang dokter, lantai tiga pendidikan dan latihan (Diklat) sebagai uji kompotensi.

“PMI Bengkulu juga berupayah menyiapkan transfusi darah disejumlah kabupaten untuk memenuhi kebutuhan darah di Bengkulu karena yang dibutuhkan mencapai 23 ribu kantong, di samping itu juga PMI dalam masa pandemi melakukan penyemprotan disifectan dan hampir 800 penerima manfaat dan vaksin mencapai 51 ribu orang,” tambah Joni Saputra. efendi silalahi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *