Pj Gubernur Suganda: Mahasiswa Harus Berpikir Kritis, Inovatif dan Konstruktif

oleh -180 views
oleh
Pj Gubernur Suganda: Mahasiswa Harus Berpikir Kritis, Inovatif dan Konstruktif.

PANGKALPINANG, HR – Mahasiswa dikenal sebagai agen perubahan (Agent of Change). Untuk itu, seorang pemuda, atau berstatus mahasiswa yang sedang mengemban pendidikan di perguruan tinggi dituntut untuk memiliki pemikiran-pemikiran yang konstruktif, dan melahirkan terobosan untuk membangunan bangsa.

Demikian pesan yang disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Suganda Pandapotan Pasaribu, kepada mahasiswa saat melakukan diskusi ringan sembari jalan sehat mengelilingi kawasan Komplek Perkantoran Gubernur Kep. Babel, Rabu (3/5/2023) pagi.

“Mahasiswa itu harus inovatif, kritis, harus melihat segala sesuatu itu tidak hanya dari satu sudut pandang, tapi dari semua sudut pandang,” katanya.

Pesan itu juga penting dilakukan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMKS) Universitas Bangka Belitung (UBB) yang akan menghadapi Temu Wicara Regional (TW-Reg IX) Mahasiswa Sipil Wilayah Regional IV. Apalagi, HMKS-UBB ditunjuk sebagai tuan rumah yang rencananya akan berlangsung di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Kep. Babel.

Dari temu wicara yang akan digelar 5-9 Mei 2023 itu nantinya, diharapkan mahasiswa dari UBB yang akan duduk dalam forum bersama kontingen mahasiswa dari dua daerah lainnya di Sumatera yang tergabung dalam Regional IV Mahasiswa Sipil, seperti Sumatera Selatan, dan Bengkulu dapat melahirkan masukan-masukan bagi pemerintah.

“Mahasiswa juga harus punya perencanaan yang bagus, karena tidak semua orang bisa diajak berkomunikasi secara cepat. Itu yang saya sampaikan ke mereka. Silakan tetap kritis, tetapi di satu sisi bisa bersama-sama memberikan masukan-masukan positif,” katanya.

“Harapannya, mahasiswa bisa sebagai pendukung terhadap pembangunan, khususnya di Bangka Belitung, bersama-sama dengan pemerintah setempat, dan stakeholder yang ada untuk pembangunan Bangka Belitung,” katanya menambahkan. agus priadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *