PEKANBARU, HR – Dinas Pendidikan Pekanbaru, kali ini mendapat terpaan miring terkait Pengadaan Buku Kepustakaan Pekanbaru.
Dinas Pendidikan Pekanbaru sebagai SKPD pelaksana pengadaan buku seolah tidak berani menjawab surat konfirmasi tertulis No.007/SKM-HR/OL/PWR/P/3130 tertanggal 2 Februari 2018 dari HR. Pasalnya sudah sebulan lebih pihak Disidik Pekanbaru tak kunjung memberikan balasan tertulis.
Kabid Sarana dan Prasarana, Ngadimin yang menggantikan Katwadi, awalnya menghindar dan menolak untuk memberikan keterangan dengan alasan tidak mengetahui surat tersebut.
“Dimana suratnya, tanya dulu sudah diarahkan kemana,” kata Ngadimin.
Lebih lanjut Ngadimin menambahkan, kalau dirinya masih baru menduduki posisi sarpras.
“Aku masih baru, jadi saya pelajari dulu” kata Ngadimin.
Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Pekanbaru, Muzailis, kepada HR melalui selularnya, menyampaikan, bahwa kegiatan pengadaan buku tidak ada di Disdik Pekanbaru dan apabilapun kegiatan itu ada itu bukan di Disdik.
“Yg saya tau, pengadaan buku itu bukan disdik yg ngadakan, tapi dana dari DAK pusat. Yg di distribusikan langsung oleh pemenang lelang,” ujar Muzailis.
Terkait kegiatan pengadaan buku, berdasarkan informasi berjumlah 850 judul yang pengalokasiannya untuk sekolah-sekolah di Pekanbaru. Akan tetapi berdasarkan data tersebut tidak disebutkan sekolah-sekolah penerima distribusi dari pengadaan tersebut.
Hingga berita ini di rilis, pihak Dinas Pendidikan Pekanbaru, khususnya bidang sarana dan prasarana belum juga membalas konfirmasi tertulis dari HR. dar