Pemkot Sukabumi Berikan Kadeudeuh Untuk Atlet Peraih Medali PON Papua

oleh -58 views

SUKABUMI, HR – Sebanyak 8 orang atlet dari Kota Sukabumi dari cabang olahraga Bulutangkis, Hockey, Bola Tangan, Anggar dan Kempo, yang berjuang pada PON Papua ke – 20 sebagai bagian dari Kontingen Jawa Barat, berhasil menorehkan prestasi dengan raihan 2 medali emas, 3 medali perak dan 4 medali perunggu.

Sebagai bentuk rasa syukur dan penghargaan atas perjuangan mereka, Pemerintah Kota Sukabumi menyambut para atlet beserta pelatih dalam audiensi yang digelar pada hari Minggu, 24 Oktober 2021, di Balai Kota dilanjutkan dengan kirab atlet di pusat kota Sukabumi. Adapun audiensi tersebut dihadiri oleh Wali Kota, Achmad Fahmi, Wakil Wali Kota, Andri Setiawan Hamami, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman, jajaran Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), KONI dan FORMI Kota Sukabumi.

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas prestasi para atlet termasuk pelatih, karena dari 8 orang atlet yang dikirim ke PON Papua, semuanya berhasil meraih prestasi. Disampaikan pula bahwa prestasi kali ini harus dapat dijaga dan ditingkatkan, oleh karena itu, pembinaan dan regenerasi atlet, akan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Sukabumi melalui Disporapar beserta pihak terkait lainnya.

Pada kesempatan ini para atlet menerima kadeudeuh dari Pemerintah Kota Sukabumi yang terdiri dari bonus uang sebesar Rp. 35 juta untuk peraih medali emas, kemudian bonus Rp.25 juta untuk peraih medali perak, peraih medali perunggu mendapatkan bonus sebesar Rp. 15 juta dan pelatih mendapatkan bonus sebesar Rp. 12,5 juta. Selain itu para atlet dan pelatih juga mendapatkan bonus dari KONI Kota Sukabumi.

Loading...

Adapun atlet Kempo peraih medali perunggu, Rizkita Putri Yudhansa, ketika ditanya menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya dan menjelaskan bahwa untuk tampil di PON Papua, ia mempersiapkan diri selama kurang lebih 3 tahun. Ia berharap bisa terus meningkatkan prestasi yang diraihnya untuk Kota Sukabumi dan Jawa Barat. ida

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.