Pembangunan Dermaga Apung Terancam Molor

oleh -184 views
Dermaga Pulau Lusi Sidoarjo.

SURABAYA, HR Proyek pembangunan prasarana Dermaga Apung/Tambat Labuh di Pesisir dan pulau-pulau kecil kabupaten Sidoarjo dan proyek pembangunan prasarana Dermaga Apung/ Tambat Labuh di pesisir dan pulau-pulau kecil (Pulau Lusi) tahun anggaran 2019 yang dilaksanakan Satuan Kerja (Satker) Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau terancam molor.

Saat koran ini melakukan investigasi ke lokasi kegiatan proyek (9/9), kegiatan mobilisasi peralatan kerja dari kontraktor pelaksana tidak terlihat sama sekali di lokasi pekerjaan.

Pada saat yang bersamaan di lokasi pekerjaan, koran ini mendapatkan informasi dari Kiki Riski, salah satu petugas Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Perwakilan Jawa Timur. Dia membeberkan, bahwa pekerjaan tersebut belum bisa dilaksanakan karena masih terganjal ijin dari BBWS Brantas selaku pemberi ijin (Rekomtek) untuk penggunaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Porong.

Berbanding terbalik dengan pernyataan Kiki, Nizam yang merupakan salah satu staf BBWS Brantas memberikan keterangan melalui Whats App ke koran ini (12/9), bahwa pekerjaan pembangunan Dermaga Apung tersebut belum ada mengajukan permohonan.

Lain lagi keterangan dari Gigi selaku Koordinator Perwakilan Jawa Timur saat ditemui di kantor BPSPL Perwakilan Jatim di bilangan Juanda (10/9), menyatakan bahwa permasalahan belum dilaksanakannya pekerjaan  karena pengelolaan dermaga penyeberangan Telocor (salah satu lokasi pekerjaan) yang belum jelas.

Dari data yang diperoleh koran ini di Web LPSE Kementerian Kelautan dan Perikanan, diketahui untuk kegiatan Pembangunan Prasarana Dermaga Apung/Tambat Labuh di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kab. Sidoarjo HPS Rp. 1.823.280.703,20 dimenangkan CV. ATAPO dengan nilai penawaran Rp. 1.686.835.194,87 (92,5%).

Lelang tersebut dilaksanakan pada tanggal 27 Mei-11 Juni 2019 dan penandatanganan kontrak dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2019.

Loading...

Sementara, paket Proyek Pembangunan Prasarana Dermaga Apung/Tambat Labuh di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Lusi) HPS Rp. 1.802.473.790,70 dimenangkan CV. Rahmad Zizi dengan nilai penawaran Rp 1.697.000.201,20 (94%). Lelang mulai dilaksanakan pada tanggal 27 Mei-10 Juni 2019, dan penandatanganan kontrak dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2019. ian

Tinggalkan Balasan