Natal Perwani Depok 2025, Persembahan Disalurkan untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

DEPOK, HR — Persatuan Wartawan Kristiani (Perwani) Kota Depok menggelar Perayaan Natal 2025 dengan semangat kepedulian terhadap sesama. Seluruh hasil persembahan Natal tahun ini dialokasikan untuk membantu korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Ketua Panitia Natal Perwani 2025, Manahan Hutagalung, menegaskan bahwa panitia berkomitmen menyalurkan bantuan secara terbuka dan tepat sasaran.

“Persembahan Natal ini kami salurkan sepenuhnya kepada saudara-saudara kami di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang terdampak bencana. Kami menyerahkannya apa adanya, tanpa dikurangi,” ujar Manahan.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut menjadi bentuk pesan moral dan harapan agar para korban bencana dapat segera bangkit dan merasakan sukacita Natal.Screenshot 2025 12 17 16 05 58 27 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

“Kami berharap saudara-saudara kami di Sumatera dapat tabah dan segera pulih. Mereka juga berhak merasakan damainya Natal pada 25 Desember nanti,” ucapnya.

Kondisi banjir yang masih melanda sejumlah wilayah mendorong Perwani Kota Depok untuk bergerak cepat. Selain bantuan dana, Perwani juga menginisiasi pengumpulan pakaian layak pakai dan kebutuhan lainnya.

“Kami melihat sampai saat ini masih banyak wilayah yang tergenang banjir. Karena itu, Perwani juga mengumpulkan bantuan berupa pakaian layak pakai dan kebutuhan lain untuk meringankan beban para korban,” jelas Manahan.

Dalam proses distribusi bantuan, panitia Natal Perwani menjalin kerja sama dengan yayasan terpercaya, salah satunya Yayasan HKBP, yang siap membantu penyaluran melalui rekening maupun jasa transportasi ke wilayah Sumatera.

“Kami bekerja sama dengan Yayasan HKBP untuk memastikan bantuan sampai langsung kepada korban,” tambahnya.Screenshot 2025 12 17 16 04 08 09 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Sementara itu, salah satu penggagas Perwani Kota Depok, Jhon Hutapea, menjelaskan bahwa kegiatan Natal Perwani memiliki sejarah panjang. Setelah sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, Natal Perwani kembali dilaksanakan tahun ini sebagai penyelenggaraan kelima.

“Perwani sudah berjalan lima tahun. Tahun pertama dan kedua kami mengadakan Natal, tahun ketiga dan keempat terhenti karena pandemi, dan tahun kelima ini kami kembali melaksanakannya,” ujar Jhon.

Ia berharap perayaan Natal tahun ini dapat menggerakkan lebih banyak pihak untuk membantu para korban bencana.

“Sebagai anak Tuhan, kita harus hadir membantu sesama. Inilah wujud cinta kasih dan damai Natal yang sesungguhnya,” pungkasnya. sabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *