DEPOK, HR — Seluruh kelurahan di Kota Depok secara serentak melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), termasuk Kelurahan Mampang. Lurah Mampang, Darmawansyah, menegaskan bahwa Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat silaturahmi antar pemangku kepentingan.
Musrenbang Kelurahan Mampang dihadiri unsur RT, RW, tokoh masyarakat, Ketua LPM, insan pers, serta berbagai stakeholder yang berperan dalam pembangunan wilayah. Selain membahas usulan pembangunan, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi dan kebersamaan dalam menentukan arah pembangunan kelurahan.
Darmawansyah menyampaikan bahwa Kelurahan Mampang selalu terbuka terhadap kehadiran rekan-rekan pers. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi kegiatan kelurahan kepada masyarakat luas.
“Tanpa peran pers, berbagai kegiatan di kelurahan tidak akan diketahui oleh wilayah lain. Bagi saya, pers merupakan mitra terbaik dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi sebagai bagian dari pelayanan publik. Pemerintah kelurahan, kata dia, wajib membagikan informasi kegiatan kepada media dengan harapan pers turut membantu menyampaikan capaian dan program pembangunan kepada masyarakat.
Musrenbang Kelurahan Mampang tahun ini mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Pembangunan Daerah Menuju Kota Depok Maju”. Tema tersebut sejalan dengan fokus pembangunan Kota Depok yang menitikberatkan pada penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Untuk mewujudkan Kelurahan Mampang yang maju, Darmawansyah menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan lingkungan, drainase, septic tank, sumur resapan, lubang biopori, lampu penerangan jalan, posyandu, dan puskesmas. Ia optimistis pembangunan sarana dan prasarana tersebut akan mempercepat terwujudnya kemajuan Kota Depok secara menyeluruh. vero








