Lelang Paket di BBWS Brantas Beraroma “ IJON ”

Afvour Kali Buntung Sidoarjo.

SURABAYA, HR – Tudingan miring yang selama ini menyatakan bahwa lelang paket pekerjaan konstruksi yang ada dibawah kendali Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Jawa Timur hanya dikuasai oleh “trio kwek-kwek” sepertinya benar adanya, tetapi hal tersebut sulit untuk dibuktikan secara hukum karena permainannya yang cukup rapi dan diduga sudah ada setoran.

Penggiat anti rasuah dan media yang ada di Provinsi Jawa Timur, khususnya yang sering menyoroti pekerjaan konstruksi BBWS Brantas sudah tahu perusahaan/kontraktor mana saja yang menjadi personil “trio kwek-kwek”.

Salah satu paket kegiatan pekerjaan konstruksi yang saat ini disorot HR karena terindikasi menjadi proyek IJON  salah satu personil “trio kwek-kwek” yakni paket kegiatan Pembangunan Perkuatan Tebing Afvour Buntung Kabupaten Sidoarjo kode 70543064, sumber dana APBN Tahun Anggaran (TA) 2021, HPS Rp. 8.336.440.000,-, dimenangkan oleh PT. Busur Kencono dengan nilai penawaran Rp. 5.919.278.100,- (71%).

Paket yang dituding beraroma IJON tersebut meninggalkan jejak digital yang sulit terbantahkan. Dari data yang berhasil dihimpun koran ini, salah satu pengurus PT. Kharisma Bina Konstruksi selaku pelaksana kegiatan pada TA 2019 (lokasi yang sama) yang bernama Hardona Rahmawan, ST. diketahui memiliki NIK 3516110208760012 yang sama dengan domisili kantor PT. Busur Kencono (alamat Desa Banjaragung Kecamatan Puri). Berdasarkan NIK Hardona Rahmawan, ST. diketahui alamat tinggalnya berada di Kelurahan Banjaragung Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto.

Berdasarkan informasi yang didapatkan HR dari sumber yang namanya tidak mau dikorankan,  PT. Busur Kencono dan PT. Kharisma Bina Konstruksi diduga  masih berafiliasi dengan PT. Rudy Jaya yang merupakan salah satu kontraktor yang sudah sangat familiar pada proyek-proyek BBWS Brantas.

Dari pantauan HR (7/6), paket pekerjaan Pembangunan Perkuatan Tebing Afvour Buntung Kabupaten Sidoarjo TA 2021 yang kegiatan lelangnya dimulai pada tanggal 19 Januari 2021 dan penandatanganan kontraknya pada tanggal 06 Mei 2021 (3 kali perubahan), di lokasi pekerjaan belum terlihat sama sekali mobilisasi alat berat dan material lainnya.

Sekedar informasi, pada paket pekerjaan perkuatan tebing dengan volume sepanjang 0,184 km, alat berat yang dipakai yakni Crowler Crane/Crane Pancang kapasitas 35 ton sebanyak 2 unit, Pile Hammer kapasitas 3 Ton 1 unit, Phonton pancang kapasitas 120 feet 1 set, Phonton angkut 2 unit, Exavator kapasitas 0.8 m3 1 unit, Dump truk kapasitas 4 m3 2 unit, dan Generator set kapasitas 100 KVA 1 unit. Sementara untuk material yang dibutuhkan, diantaranya tiang pancang D 400, L 12000 dan mine pile ukuran 20 x 20 cm, L= 6 m (K400).

Loading...

Keterangan yang diberikan Eddy Hari Purwanto selaku PPK Sungai dan Pantai IV SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Brantas kepada koran ini via pesan whatsapp (7/6), menyatakan bahwa kegiatan pelaksanaan pekerjaan sudah dimulai minggu lalu dengan kegiatan pengukuran dan pengeboran pengambilan sampel tanah. ian

Tinggalkan Balasan