Ketua GAN Prihatin Banyak Oknum Polisi yang Terlibat Bisnis Narkoba

Ketua Umum GAN Indonesia, Wawan Waluya.SE.

SUBANG, HR – Di Era Pandemi Covid-19 kita harus selalu waspada terhadap peredaran barang haram tersebut (Narkoba) Garda Anti Narkoba (GAN) Indonesia merasa prihatin dengan adanya oknum polisi yang terlibat bisnis narkoba, selain kewaspadaan masuknya barang haram tersebut, tentu kita juga tetap harus waspada dalam pencegahan Virus Corona, Minggu (25/10/2020).

Ketua Umum GAN Indonesia, Wawan Waluya, SE saat dikonfirmasi terkait adanya oknum polisi yang terlibat bisnis narkoba menjelaskan, menyikapi beberapa kasus yang terjadi akhir-akhir ini di Nusantara terkait pengungkapan kasus narkoba oleh Polda riau dan kasus-kasus lain di Indonesia menambah daftar panjang oknum polisi yang terlibat dalam bisnis barang haram.

Lembaga Sosial Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba. GAN merasa prihatin dengan adanya oknum anggota polisi yang terlibat dalam peredaran Narkoba, “seharusnya anggota polisi memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat,” ujar Wawan.

Lanjut Ketua Umum GAN Indonesia Wawan Waluya. Ada sekitar 113 anggota polisi selama tahun 2020 dipecat karena terlibat langsung jadi pengedar Narkoba. Tentunya dengan kejadian seperti ini kami sangat prihatin, semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali ditahun-tahun yang akan datang. Kami selaku ketua umum GAN sangat mendukung dengan langkah-langkah Polri yang sedang melakukan Reformasi Birokrasi Polri yang humanis. Transfaran dan Akuntabel. Dengan adanya kejadian pengungkapan 16 Kg sabu yang di ungkap oleh jajaran Polda Riau Itu  melibatkan oknum anggota Polisi Berpangkat Perwira.

Loading...

Kami berharap dengan beberapa kejadian ini kita bisa saling berkaca bahwa perang melawan Narkoba Itu nyata adanya. “Bahwa perang melawan Narkoba itu adalah tanggung jawab kita semua sebagai Warga Negara Indonesia,” pungkasnya. herdi

Tinggalkan Balasan