Kesadaran Warga Kota Sukabumi Lebih Baik Dalam Terapkan Prokes

SUKABUMI, HR – Naiknya tingkat kesadaran warga Kota Sukabumi dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) lebih baik lagi, dibuktikan dengan banyaknya warga yang mengenakan masker, waktu keluar rumah ataupun beraktivitas. Hal ini didasarkan pantauan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi.

“Dalam masa PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar), masyarakat mulai sadar pentingnya protokol kesehatan,” ujar Wali Kota Sukabumi sekaligus Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada wartawan, Senin (15/2).

Seperti diketahui Kota Sukabumi menerapkan perpanjangan PSBB proporsional mulai 9 Februari hingga 22 Februari 2021 mendatang.
Naiknya kesadaran ini ungkap Fahmi, dibuktikan dari hasil pemantauan ke lapangan. Di mana penggunaan masker oleh warga terjadi peningkatan meskipun masih ada yang masih belum menggunakannya.
Di sisi lain lanjut Fahmi, respon warga atas vaksinasi Covid-19 di Kota Sukabumi cukup luar biasa. Di mana pemberian vaksin tahap kedua di pedestrian Dago dalam kerangka menyampaikan vaksinasi aman dan halal.

“Akibatnya warga banyak yang mendaftar atau menanyakan vaksin di mana,” ungkap Fahmi.

Padahal sebelumnya ada warga yang resah dan takut ketika akan divaksin.
Fahmi mengatakan, Pemda masih persuasif terkait jam operasional tempat usaha hingga pukul 21.00 WIB. Di mana ada beberapa cafe mendapatkan teguran keras karena melewati jam operasional yang ditetapkan.

Ke depan ungkap Fahmi, Pemda akan komunikasikan dengan DPRD terkait sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan. Sebab selama ini masih mengacu pada peraturan wali kota (Perwal).

Minimal sambung Fahmi, ada kesepakatan di badan legislasi DPRD mengenai perda protokol kesehatan sehingga bisa dipercepat prosesnya. Selain itu penetapan perda oleh provinsi pun dapat dilakukan agar kota/kabupaten juga membuat hal yang sama.

Loading...

Kepala Dinas Satpol PP Kota Sukabumi, Agus Wawan Gunawan mengatakan, pihainya optimal dalam mengawal penerapan protokol kesehatan di masa PSBB. Targetnya upaya ini memutus mata rantai penyebaran Covid-19. ida

Tinggalkan Balasan