Kepala Lapas Kelas I Makassar Hadiri Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan

oleh -16 views

MAKASSAR, HR – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar, Budi Sarwono hadiri Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan, yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Selatan di hotel Continent Centerpoint Makassar, Senin, (11/3/19).

Kegiatan tersebut menghadirkan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, serta didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Priyadi.

Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan yang diikuti oleh jajaran Kepala Divisi Kanwil Kemenkumham Sulsel, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, Pembimbing Pemasyarakatan, serta beberapa petugas Pemasyarakatan yang hadir.

Rudi Sarjono selaku ketua panitia pelaksana mengatakan bahwa, kegiatan ini mengangkat tema Revitalisasi Pemasyarakatan Menuju WBK dan WBBM yang bertujuan untuk mendorong pembangunan Pemasyarakatan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dan meningkatkan kualitas tugas dan fungsi Pemasyarakatan dalam melawan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kakanwil dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diusung merupakan strategi pada pelaksana teknis Pemasyarakatan sehingga mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan diharapkan seluruh UPT di Sulsel dapat meraih predikat WBK dan WBBM.

“Selain pembinaan yang tercantum dalam Undang-Undang Pemasyarakatan, pembinaan sosial dalam lingkup Pemasyarakatan sangat diperlukan dan diaplikasikan di dalam Undang-Undang Pemasyarakatn dalam mengrevitalisasi kapasitas tersebut,” jelas Kakanwil dalam sambutannya.

Membuka kegiatan ini Sri Puguh Budi Utami mengimbau kepada seluruh pembimbing kemasyarakatan akan pentingnya Revitalisasi dalam pembangunan Zona Integritas di UPT pemasyarakatan. Ia juga mengajak Kepala UPT untuk tetap optimis membangun Pemasyarakatan lebih baik untuk meraih predikat WBK dan WBBM.

“Peran pembimbing Kemasyarakatan kedepannya sangat penting dalam cara revitalisasi Pemasyarakatan menuju pembangunan Zona Integritas berpredikat WBK dan WBBM. Kalau revitalisasi ini berhasil dijalankan. Pasti semua UPT Pas akan me dapat predikat tersebut,” ucap Dirjen Pas.

Dirjen Pas menambahkan terkait sambutan Kakanwil akan pembinaan sosial, ia menjelaskan bahwa pembinaan sosial memang perlu dicamtumkan dalam Rancangan Undang Undang Pemasyarakatan. “Peran strategis PK dalam mengrevitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan memang sangat penting. Sehingga perlu dilakukan konsolidasi sesuai dengan aturan yang berlaku, serta roadmap jangka pendek dan panjang sehingga apa yang dilakukan dapat sesuai dengan rencana,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Lapas Kelas I Makassar, Budi Sarwono mengatakan bahwa kegiatan Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan yang dilakukan Kanwil Kemenkumham sangat membantu untuk saling memberikan masukan dalam membangun zona integritas di UPT Pemasyarakatan, ia juga berharap bahwa pengukuhan Pemvimbing Kemasyarakatan diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai dengan harapan Dirjen Pas.

“Saya rasa kegiatan yang dilakukan ini dapat digunakan untuk saling bertukar pikiran dalam mewujudkan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan ZI-WBK WBBM. Serta saya harap acara pengukuhan pembimbing Kemasyarakatan yang dikukuhkan langsung oleh Dirjen Pas dapat menjalankan mandatnya sesuai dengan harapan Dirjen Pas.” ujar Kalapas Makassar.  kartia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *