Kapolda Sulbar menerima Warga Papua Yang Datang Untuk Bersilatuhrahmi

oleh -186 views

SULBAR, HR – Salah satu upaya kepedulian Kapolda Sulawesi Barat Pasca kerusuhan di Papua untuk memestikan keamanan mereka (warga papua) terjamin di Sulawesi Barat yaitu Kapolda, Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar mengundang para warga Papua untuk bersilaturahim.

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Kapolda sejak, sabtu kemarin (7/9/19) tampak Kapolda dan warga Papuan berbincang akrab dan santai.

Menurut Kapolda Sulawesi Barat kerusuhan yang terjadi di papua awalnya terkendali dengan baik namun karena berita-berita hoax yang menyebar begitu cepat membuat suasana semakin memanas.

“Untuk itu, Polri saat ini berupaya untuk meminimalisir segala kemungkinan terjadinya kembali komplik,” tutur Kapolda.

Dalam kegiatan silaturahmi tersebut Kapolda meyakinkan para warga papua bahwa keberadaannya di Suawesi Barat (Sulbar) dijamin aman, “kita semua ini bersaudara tanpa ada batasan baik itu ras, budaya, suku dan terpenting adalah kita semua punya hak sama yaitu merasakan aman,” tutur Kapolda.

Untuk itu, Kapolda mengharapkan agar para warga papua saling menyakinkan bertukar kabar bahwa keamanan kita di Sulawesi Barat dijamin dengan baik, sambung Kapolda.

Sementara itu, warga papua yang dituakan dalam kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Sulawesi Barat beserta Jajarannya dan Pemerintah atas perlakuan baik selama di Sulawesi Barat.

Selama kami berada di Sulawesi Barat baik itu untuk menimbah ilmu, bekerja, berdagang dan sebagainya belum pernah mendapat perlakuan buruk dari warga Sulawesi Barat kami hidup rukun dan cukup akrab, tuturnya.

“Kita adalah sama-sama anak ibu pertiwi, pelangi itu indah karena bermacam-macam warna,” ujarnya.

Kabid Humas AKBP Hj. Mashura ditempat yang berbeda juga menyebutkan bahwa persoalan yang terjadi di Papua hanyalah provokasi yang menyebar di dunia maya sehingga berujung kerusuhan.

Loading...

Namun saat ini kondisi tersebut sudah mulai dikendalikan setelah fakta membuktikan bahwa warga papua dan dari ras maupun suku apapun hidup rukun berdampingan, karena kamilah yang mewarnai Indonesia tercinta, tutur Kabid Humas Akbp. Hj. Mashura. tia

Tinggalkan Balasan