Iwan Indriyanto: Ayo Bersama Cegah Penyebaran Virus PMK di Lingkungan Kita

oleh -95 views
Kasudin KPKP Jakarta Barat Iwan Indriyanto. (Foto: ist)

JAKARTA, HR – Penyakit pada hewan yang disebabkan oleh virus dan menyerang hewan berkuku belah seperti, Sapi, Kerbau, Babi, Domba dan Kambing. Saat ini telah mewabah di beberapa daerah di Indonesia.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Barat, Iwan Indriyanto mengatakan. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang hewan berkuku terbelah. Peternak di wilayah Jakarta Barat, diminta jangan membeli sapi dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Untuk saat ini para peternak sapi di wilayah Jakbar, kami meminta jangan mendatangkan sapi dari wilayah yang sudah terserang virus Penyakit Mulut dan Kuku,” ujar Iwan Indriyanto, Jumat (13/05/22).

Masih dikatakan Iwan Indriyanto, saat ini menurut data dari Kementerian, hewan ternak yang banyak terserang Penyakit Mulut dan Kaki dan yang sudah terkonfirmasi banyak di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Aceh.

“Saat ini yang sudah terkorfimasi seperti wilayah Jawa Timur, Lamongan, Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Batu, Pasuruan, Malang. Untuk Jawa Tengah di Boyolali,” kata Iwan Indriyanto.

Menjelang datangnya Idul Adha 1443 H, Kasudin KPKP juga meminta kepada peternak maupun pedagang sapi di wilayah Jakbar, untuk berkoordinasi dengan Sudin KPKP dalam mendatangkan dan pembelian hewan tersebut.

“Saya berharap kepada para pedagang maupun peternak, kalau mau mendatangkan sapi agar berkoordinasi dengan Sudin KPKP, agar bisa direkomendasikan wilayah mana saja yang aman dari virus PMK,” jelas Iwan Indriyanto.

Meskipun Sapi yang sudah terserang virus PMK tersebut, Iwan Indriyanto memberitahukan, untuk dagingnya aman bila dikonsumsi, “Untuk dagingnya aman dikonsumsi, asal dalam pengolahan pemasakan dengan benar, namun yang dirugikan adalah peternak, karena otomatis harga sapi tersebut akan anjlok,” ungkapnya.

Pada hewan yang terjangkit virus PMK dengan memiliki ciri-cirinya diantaranya, Mulutnya seperti sariawan dan kakinya ada luka seperti tergores, terkait penyebaran virus tersebut bisa melalui air liurnya, makanan yang menyatu.

Loading...

“Ayo bersama cegah penyebaran virus PMK dilingkungan kita, untuk diperhatikan, kalau ada hewan ternak, yang sudah terkontaminasi harap segera dipisahkan, agar tidak menular ke hewan ternak yang lainya,” tutup Iwan Indriyanto. (didit/agus)

Tinggalkan Balasan