JAKARTA, HR — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir yang mengungsi di Posko Masjid Jami Baitul Rahman, RW 01 Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi sekaligus mengecek penanganan banjir di wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya, Pramono berdialog dengan warga dan menyerahkan bantuan logistik berupa beras, mi instan, kasur lipat, matras, selimut, family kit, pakaian anak, serta minyak penghangat. Bantuan itu diperuntukkan bagi 44 kepala keluarga atau 177 jiwa yang saat ini mengungsi di posko.
“Bantuan ini memang sangat dibutuhkan warga. Alhamdulillah, kondisi para pengungsi di sini relatif baik dan sehat,” ujar Pramono saat meninjau lokasi, didampingi Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah dan jajaran perangkat daerah.
Pramono juga memastikan layanan kesehatan bagi warga terdampak telah berjalan optimal. Tim medis dari Puskesmas Cengkareng disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengungsi. Menurutnya, warga menyampaikan bahwa layanan kesehatan sudah terpenuhi dengan baik.
Terkait penanganan genangan, Pramono mengungkapkan telah menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air untuk menambah armada pompa guna mempercepat surutnya banjir di Rawa Buaya. Hingga saat ini, tujuh unit pompa mobile telah dioperasikan untuk mengurangi genangan.
Ia menjelaskan, banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta Barat dipicu oleh kiriman air dari Bogor dan Tangerang yang mengalir melalui Kali Angke, Kali Pesanggrahan, dan Kali Mookervart menuju Cengkareng Drain. Meski demikian, muka air menunjukkan tren penurunan.
“Dari sebelumnya 350 sentimeter kini turun menjadi 315 sentimeter, sementara batas aman berada di 310 sentimeter,” kata Pramono.
Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta terus mengupayakan percepatan penanganan banjir agar genangan segera surut di seluruh titik terdampak, termasuk di ruas Jalan Daan Mogot yang kini tersisa di kilometer 13.
“Kami terus kejar penanganannya agar semua lokasi yang tergenang bisa segera surut,” tutup Pramono. •didit








