Gelar Wisuda Dua Sesi untuk Cegah Penularan Covid-19, Pemkab Apresiasi Unka Sintang

SINTANG, HR – Bupati Sintang yang diwakili oleh Syarief Yasser Arafat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sintang menghadiri wisudah S1 Universitas Kapuas Sintang Angkatan XVII Sesi Kedua di Gedung Pancasila pada Kamis, 17 Desember 2020.

Syarief Yasser Arafat memberikan apresiasi dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada Rektor Universitas Kapuas Sintang beserta seluruh jajaran yang telah melaksanakan wisuda ini dalam dua sesi.

“Karena ini merupakan upaya dan komitmen kita semua untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan covid-19 khususnya di kabupaten sintang yang kita cintai. Universitas Kapuas Sintang sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Kabupaten Sintang kembali mengukir sejarah dengan menyelenggarakan wisuda sarjana (S-1) angkatan ke-17 tahun 2020. Wisuda ini adalah salah satu bukti eksistensi dan kiprah Universitas Kapuas Sintang di tengah masyarakat,” jelasnya.

“Pada saat yang bersamaan, generasi emas di dunia pendidikan harus mampu melahirkan peradaban Indonesia yang menunjung tinggi jati diri, nilai-nilai budaya, dan karakter luhur bangsa indonesia di tengah gelombang kemajuan teknologi komunikasi dan kecerdasan buatan yang mungkin mereduksi hakekat kemanusian dalam berbagai hal
ada kata-kata bijak yang menyatakan ‘pendidikan adalah perhiasan di waktu senang dan tempat berlindung di kala susah’.”

Loading...

“Jadi, pendidikan merupakan satu keutamaan untuk meraih kesuksesan hidup. namun pendidikan tidak bermakna tanpa kekokohan karakter. Dalam hal ini, universitas kapuas sintang adalah lembaga pendidikan tinggi yang memiliki tanggung jawab untuk membangun karakter seluruh sivitas akademiknya. wilayah timur kalimantan barat, yaitu kabupaten sintang, sanggau, sekadau, melawi dan kapuas hulu sedang menyongsong bonus demografi. namun, bonus demografi tak akan datang dengan sendirinya. diperlukan kebijakan dan strategi yang tepat, agar kita dapat menikmati bonus demografi tersebut, bukan justru terjerembab dalam malapetaka demografi,” tambah Syarief Yasser Arafat. tim

Tinggalkan Balasan