DPRD Sulbar Gelar Rapat Bahas Pengembangan Pembangunan Bandara

DPRD Provinsi Sulawesi Barat mengela rapat yg belangsung di rungan Komisi I.

SULBAR, HR – Agenda rapat menidak lanjuti Surat dari kantor Unit Penyelenggaraan Bandara Tampa Padang Mamuju terkait pematangan lahan pengembangan pembangunan sisi darat pada lokasi bandara tanpa padang yang mengalami hambatan.

Salah satunya adalah jalur menuju ke bandara tampak padang yang di tutup oleh warga saat ini. Rapat yang dipimpin langsung oleh Komisi I Ir Yahuda bersama dengan Muhammad Tasrif.

Pada kesempatan ini, juga dihadiri dari Biro TPN Tata Pemerintahan Arianto Ap Kepala Bandara Wahyu Anwar, Muh Rusdi Staf Bandara, Rusdianto Lurah Bebanga kecamtan Kalukku, Sahrul tokoh masyarakat, Muhammadong tokoh masyarakat.

DPRD Provinsi Sulawesi Barat mengela rapat yg belangsung di rungan Komisi I.

Kepala Bandara Wahyu Anwar menjelaskan, apa yang terjadi di wilaya ini khususnya di Bandara Tampa Padang Mamuju, adanya tindakan masyarakar yang akan mempengaruhi penerbangan pertama, 1 pemalangan jalan yang dilakukan oleh warga dan meminta pembayaran bagi setiap orang yang melintas.

Lanjut Wahyu Anwar dan kemarin stafnya memberikan laporan jika adanya masyarakat yang menutup drainase dan itu akan berakibat fatal, jika airnya mengalir masuk ke areal landasan dan hal ini sudah kami laporkan kepihak kepolisian di Polsek Kalukku, namun masyarakat tetap berkeras.

DPRD Provinsi Sulawesi Barat mengela rapat.

”Sehingga jika drainase tersebut masih ditutup pihak bandara akan memberhetikan penerbangan untuk sementara demi tidak terjadinya sesuatu yang diinginkan karena ini sangat berbahaya jika air drainase masuk ke areal bandara.

“Harapan untuk bisa dibayarakan bukan hanya untuk jalan tapi untuk kebun mereka yang masuk dalam areal landasan,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebu pimpinan rapat  Ir Yahuda memita tanggapan Biro Tata Pemerintahan Arianto ia menjelaskan, saini anggota kami sudah di lapangan untuk mengukur untuk jadi dasar pembayaran agar tidak melebihi 1.879 yang menjadi prioritas untuk dibayarakan pada bulan 7 ini dan Abdesir akan tetap turun untuk menentukan nilai yang akan dibayarkan.

Lanyut Ir Yahuda menjelaskan, kapan bisa dibayarkan dari dua hal tersebut lahan dan jalan menuju bandara, Kepala Biro Tata Pemerintahan memastikan Lahan bandara yang masuk dalam perioritas akan diselesaikan pembayarannya dalam waktu dekat. Yahuda mempertegas soal kepastian pembayaran dalam rapat dari pihak Biro Tata Pemerintahan menyepakati tanggal 30 Juli 2019.

Lanjut Yahuda, jadi kami harap mulai saat ini semua admistrasi untuk pembayaran lahan tersebut agar berjalan. Menanggapi soal pembukaan jalan dan drainase

Loading...

Yahuda berharap bisa adakan kembali pendekatan kepada warga agar bisa membuka jalan-jalan ditutup utamanya drainase yang airnya akan masuk ke areal landasan bandara. Lanjut ir Yahuda dan hari ini hasil Keputusan rapat dan berita acara akan dibawa langsung oleh Lurah. tia

Tinggalkan Balasan