Dindikbud Pangkalpinang Gelar Seminar Pengelolaan E-Kinerja Terintegrasi Platform Merdeka Belajar

oleh -519 views
oleh
Dindikbud Pangkalpinang Gelar Seminar Pengelolaan E-Kinerja Terintegrasi Platform Merdeka Belajar.

PANGKALPINANG, HR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Pangkalpinang menggelar seminar Pengelolaan E-Kinerja Terintegrasi Platform Merdeka Belajar (PMM) dan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Guru tahun 2024, di Bangka City Hotel Pangkalpinang, Senin (29/1/2024).

Semianar yang diikuti oleh 197 orang guru mulai dari tingkat TK, SD, SMP itu guna mempermudah para kepala sekolah dan guru-guru dalam pengelolaan kinerja di Platform Merdeka Mengajar yang terintegrasi dengan e-Kinerja.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang Mie Go yang membuka secara resmi kegiatan tersebut menyebut, seminar ini sangat penting diikuti sejumlah guru-guru di Pangkalpinang, agar kepala sekolah dan guru mampu mengikuti penerapan pengelolaan kinerja guru melalui PMM.

“Ini tentu sangat baik untuk meningkatkan kompetensi guru-guru kita di Pangkalpinang, melalui kebijakan ini, pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah menjadi lebih baik. Praktis karena dokumen yang diisi dan disiapkan menjadi lebih sedikit sehingga beban administrasi berkurang. Kedua, relevan karena praktik kinerja mengacu pada delapan indikator Rapor Pendidikan yang direkomendasikan sehingga pengelolaan kinerja sesuai dengan kebutuhan peningkatan pembelajaran di satuan pendidikan,” sebut Mie Go kepada awak media, Senin (29/1/2024).

Kata Mie Go, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengintegrasikan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan e-Kinerja BKN.

“Jadi mulai Januari 2024 pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah lebih praktis dan relevan dilakukan melalui Platform Merdeka Mengajar yang terintegrasi dengan e-Kinerja BKN,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Pangkalpinang Erwandy menyebutkan, dalam mendukung penerapan pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah melalui PMM seminar ini dilakukan untuk sejumlah kepala sekali dan guru-guru.

“Dimana para guru diwajibkan membuat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di Platform Merdeka Belajar (PMM), supaya guru dan sekolah punya rencana kerja hasil apa yang akan dihasilkan kedepan. Jadi pelaksanaan itu terintegrasi dengan SKP yang ada di BKN,” jelas Erwandy.

Kata Erwandy pihaknya juga mendatangkan dua narasumber daru Kemendikbud Ristek RI, agar kepala sekolah dan guru bisa melaksanakan e-Kinerja sesuai dengan PMM.

“Jadi intinya kita mengakselerasi agar guru menyelesaikan SKP sesuai dengan aturan yang berlaku, karena dengan adanya aplikasi ini mempermudah mereka, jadi tidak perlu buat dua, sekali buat outputnya langsung ada di SKP dan PMM,” terangnya.

Erwandy mengimbau guru dan kepala sekolah untuk  memahami alur dan penggunaan fitur Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah.

“Kami percaya bahwa dengan adanya fitur pengelolaan kinerja guru ini, kita telah melangkah menuju pendidikan yang lebih baik. Ayo kita bersama-sama menjadikan pengelolaan kinerja ini sebagai tonggak awal bagi perubahan positif dalam pendidikan, karena setiap langkah kecil merupakan pondasi besar bagi masa depan yang lebih baik,” tuturnya.agus priadi

Tinggalkan Balasan