Dinas PUTR Kabupaten Majalengka Maksimalkan Pengawasan Proyek

Dinas PUTR Kabupaten Majalengka Maksimalkan Pengawasan Proyek.

MAJALENGKA, HR – Kepala Dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) Kabupaten Majelangka H. Agus Tamin ST melalui Sekdis PUTR Ruchyana ST, mengatakan mengenai pembangunan di Kabupaten Majalengka, terutama terkait kualitas infrastruktur, merupakan tantangan bagi institusinya untuk lebih meningkatkan pengawasan. Letak dari kualitas satu bangunan atau pembangunan infrastruktur lainnya yang paling penting adalah faktor pengawasan,” ujar Sekdis, Kamis (26/03/2020).

Dia mengaku, selama ini memang belum maksimal melakukan pengawasan pembangunan infrastruktur. Menurutnya ini dikarenakan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Tentu ini tantangan bagi kami, ke depan kita akan bagi tugas dengan kawan-kawan di dinas untuk langsung turun mengecek kualitas proyek pembangunan,” ujar dia.

Ia melanjutkan pihaknya juga ke depan akan mengingatkan kepada kontraktor yang sudah menang lelang, untuk menjaga dan menjamin kualitas proyek pembangunan yang dikerjakan.

Di mana nanti, sebelum pelaksanaan pekerjaan, para kontraktor yang sudah menang, untuk melaksanakan kegiatan pembangunan seluruh wilayah, dikumpulkan, guna diberi arahan, dan mewanti-wanti untuk tidak main-main dalam melaksanakan pekerjaannya.

“Itu belum pernah kami lakukan selama ini, dan tahun ini akan kita kumpulkan mereka setelah menang lelang. Tentu saja akan ditender secara terbuka, siapapun pemenangnya kita akan kumpulkan dan kita ingatkan untuk tidak main-main dalam melaksanakan pekerjaan serta memperhatikan segi kualitas,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Bupati Majalengka, meminta pelaksana proyek mengutamakan kualitas daripada kuantitas.

Ia mengungkapkan, “ada beberapa proyek pembangunan yang menjadi sorotan masyarakat diakibatkan kualitas bangunan kurang efektif ditambah faktor alam,” ujarnya.

“Instruksi Bupati Majalengka meminta dalam masa pemerintahannya memimpin supaya dinas terkait melakukan pengawasan ekstra ketat demi hasil dan kualitas bangunan kuat dan tahan lama.

Terkait dengan konsultan pengawas, pihaknya akan selektif terhadap kemampuan personel, berdasarkan latar belakang pendidikan, background pekerjaan pengawas dari konsultan pengawas.

“Hal itu dilakukan agar mendapatkan pengawas yang betul-betul berkualitas dan berintegritas tinggi,” jelas Ruchyana.

Sampai saat ini, menurut dia, pembangunan jembatan Raharja dan Jembatan Cijati yang menjadi sorotan masyarakat telah mendapatkan teguran dari dinas karena masih dalam tahap perawatan dan masih tanggung jawab kontraktor.

Loading...

Ruchyana menyebut perbaikan jembatan Cijati sudah rampung, “sedangkan untuk perbaikan jembatan Raharja sudah berkoordinasi dengan kontraktor dan sedang dikerjakan bahkan pihak kontraktor memasang penyangga dari plat besi untuk menghindari benturan batu akibat cuaca ekstrim dan tingginya curah hujan,mudah mudahan secepatnya selesai,” tutup Sekdis. lintong situmorang

Tinggalkan Balasan