Bupati Karna Sobahi Tinjau Lokasi Banjir di Majalengka

MAJALENGKA, HR – Curah hujan selama dua hari berturut-turut sejak hari Sabtu hingga Minggu (6-7/2/2021) di Kabupaten Majalengka berdampak pada bencana banjir dan longsor di beberapa titik di wilayah Kabupaten Majalengka.

Reaksi gerak dari Pemkab Majalengka Polri,TNI, BPBD serta para relawan pun turun berjibaku dalam penanggulangan bencana banjir dan longsor tersebut.

Bupati Kabupaten Majalengka pun meninjau langsung ke lokasi bencana banjir untuk memberikan bantuan dan dukungan moral kepada korban. Lokasi banjir terparah di antaranya di wilayah Kecamatan Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Kadipaten dan Dawuan.

Bupati Kab. Majalengka, DR. H Karna Sobahi, M.M.Pd mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai bantuan seperti sembako dan lainnya untuk warga yang terdampak bencana alam tersebut. Selain itu juga bupati telah memerintahkan Dinas Kesehatan Majalengka untuk memantau kondisi kesehatan warganya.

Pemkab Majalengka Polri,TNI, BPBD serta para relawan pun turun berjibaku dalam penanggulangan bencana banjir dan longsor.
Loading...

“Hari ini kita mulai memberikan bantuan untuk masyarakat yang menjadi korban banjir sekaligus memberikan bantuan,” ungkapnya, Senin (8/2/2021).

Sementara, untuk langkah awal penanganan kepada warga yang terdampak bencana banjir yaitu mengevakuasi dan membagikan sembako untuk korban banjir.

Kemudian bagi rumah yang mengalami rusak berat akibat diterjang banjir, akan mendapat bantuan rehabilitasi dari Pemkab Majalengka. “Rumah warga yang rusak berat akibat banjir akan kita rehabilitasi melalui program Rutilahu,” ujar Bupati Karna Sobahi.

Ia berharap, masyarakat yang terkena dampak banjir dapat bersabar. “Saya selaku kepala daerah tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya memberikan perhatian dan memberikan bantuan kepada masyarakat korban banjir,” ucapnya.

Selanjutnya, Karna Sobahi pun mengimbau sekaligus mengingatkan, kepada seluruh warga Majalengka agar selalu waspada dan memperhatikan lingkungan sekitar, karena bencana bisa datang kapan saja. Terlebih saat ini kondisi cuaca sangat ekstrim. lintong situmorang

Tinggalkan Balasan