LAMPUNG SELATAN, HR — Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Kalianda, Rabu (29/4/2026). Ratusan jemaah bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan salat gaib dan doa bersama sebagai bentuk solidaritas atas tragedi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung setelah salat Zuhur berjemaah. Turut hadir Sekda Supriyanto, pejabat daerah, serta ASN di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.
Salat gaib ini ditujukan bagi korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dengan KRL Commuter Line relasi Kampung Bandan–Cikarang.
“Kami melaksanakan salat gaib sebagai bentuk doa dan empati kepada para korban tragedi kereta api. Semoga seluruh amal ibadah mereka diterima,” ujar Bupati Egi.
Dalam doa bersama, jemaah memohon agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Bupati juga menyampaikan dukungan moril kepada keluarga korban agar diberi kekuatan dan ketabahan.
Ia turut mendoakan korban luka agar segera pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.
Peristiwa ini menjadi duka bersama sekaligus pengingat pentingnya keselamatan transportasi publik. Pemkab Lampung Selatan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. santi








