GOWA, HR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memulai tahapan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 tingkat kabupaten. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, membuka kegiatan dengan memberikan pengarahan di Istana Tamalate, Selasa (28/4).
Kegiatan ini menjadi awal pembinaan generasi muda agar tampil disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Sebanyak 363 peserta mengikuti seleksi administrasi tahap awal. Panitia meloloskan 260 peserta, terdiri dari 158 putra dan 102 putri. Selanjutnya, panitia akan menyeleksi 70 peserta terbaik, masing-masing 35 putra dan 35 putri, melalui tahapan lanjutan.
Panitia merancang tahapan seleksi lanjutan secara menyeluruh, meliputi pemeriksaan kesehatan, parade, baris-berbaris, samapta, serta penilaian kepribadian. Proses ini bertujuan memastikan peserta memiliki fisik prima, integritas, dan kesiapan mental.
Dalam arahannya, Bupati Talenrang menegaskan bahwa seleksi Paskibraka menjadi ruang penting untuk membentuk karakter generasi muda Gowa.
“Paskibraka adalah proses membangun disiplin, tanggung jawab, dan kecintaan pada bangsa,” ujarnya.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan penuh komitmen.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Gowa. Tunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam setiap proses. Hasil akan mengikuti usaha yang kalian berikan,” katanya.
Bupati juga menekankan bahwa proses seleksi memiliki nilai utama dalam membentuk pribadi yang tangguh.
“Kami mencari generasi yang kuat secara fisik, berkarakter, jujur, dan memiliki semangat melayani,” tegasnya.
Salah satu peserta, Faiqah Maulida dari MAN Insan Cendekia Gowa, mengaku termotivasi mengikuti seleksi ini.
“Saya bangga bisa sampai di tahap ini. Prosesnya menantang, memberi banyak pelajaran, serta meningkatkan disiplin dan kepercayaan diri saya,” ungkapnya.
Pemkab Gowa berharap seleksi ini melahirkan generasi muda yang siap menjalankan tugas kenegaraan dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, serta Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gowa, Andry Mauritz MK. kartia








