LAMSEL, HR – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memimpin langsung kegiatan korve atau karya bakti pembersihan fasilitas umum dan sungai di kawasan Dermaga Bom Kalianda, Rabu (11/2/2026).
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar kegiatan tersebut bersama Kodim 0421/Lampung Selatan sebagai tindak lanjut instruksi Presiden RI terkait pembersihan lingkungan sekaligus penguatan Gerakan Lingkungan Hidup Bebas Sampah (Zero Waste).
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Bupati Egi dan dihadiri Wakil Bupati M. Syaiful Anwar serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Polres Lampung Selatan, Satpol PP, Damkar, perangkat daerah, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan turut ambil bagian dalam aksi gotong royong tersebut.
Ratusan peserta langsung membersihkan sampah di area fasilitas umum dan aliran sungai sekitar Dermaga Bom, yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat pesisir Kalianda.
Dalam arahannya, Bupati Egi menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen nyata menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Pagi ini kita tidak hanya bekerja secara fisik, tetapi menegaskan komitmen menjaga lingkungan, menjaga kesehatan, dan menjaga masa depan Lampung Selatan. Kepedulian tidak menunggu perintah, dan aksi nyata lebih kuat daripada sekadar wacana,” ujarnya.
Bupati Egi juga mengapresiasi Kodim 0421/LS dan Polres Lampung Selatan yang konsisten mendukung program pemerintah daerah, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan Forkopimda menjadi kekuatan strategis untuk membangun disiplin kolektif serta memperkuat budaya gotong royong.
Ia menegaskan bahwa kawasan sungai dan dermaga memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat pesisir. Lingkungan yang bersih akan berdampak pada kesehatan, aktivitas ekonomi, dan citra daerah.
“Kalau lingkungannya bersih, ekonomi bergerak, kesehatan terjaga, dan martabat daerah meningkat. Zero waste bukan sekadar slogan, tetapi cara berpikir, cara bersikap, dan cara bertindak,” tegasnya.
Pemkab Lampung Selatan berharap kegiatan karya bakti ini mampu membangun budaya tidak membuang sampah sembarangan serta memperkuat gerakan Zero Waste secara berkelanjutan di seluruh sektor. santi








