KOTA BANJAR, HR — Suasana Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari dipenuhi antusiasme ratusan warga saat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Muktisari menggelar acara “Semarak Tahun Baru 2026”, Sabtu (3/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pelestarian seni tradisional, kreativitas modern, dan penguatan ekonomi berbasis UMKM.
Berbagai pertunjukan seni buhun seperti Kuda Lumping dan Pencak Silat membuka rangkaian kegiatan. energi acara semakin terasa melalui Lomba Senam Aerobik yang diikuti hampir 500 peserta, ditambah penampilan kreasi pelajar, kreativitas masyarakat, serta hiburan dangdut elektun.
Ketua LPM Muktisari Eman Sulaiman, S.IP menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang ekspresi bagi warga.
“Kami ingin memberikan panggung bagi warga Muktisari dan Kota Banjar secara luas. Seni tradisional berdampingan dengan tren modern sekaligus menggerakkan UMKM agar lebih dikenal dan naik kelas,” ujarnya.
Empati di Balik Penundaan Agenda
Acara ini semula direncanakan pada malam pergantian tahun. Namun panitia memilih menunda jadwal sebagai bentuk empati terhadap musibah di Aceh dan Sumatra, sekaligus mengikuti Surat Edaran Gubernur Jawa Barat. Rangkaian kegiatan pun dibuka dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan Kota Banjar.

Kemandirian Dana dari Gotong Royong Warga
Eman menegaskan bahwa pembiayaan kegiatan berasal dari donasi masyarakat, sponsor lokal, serta kolaborasi dengan BPC HIPMI Kota Banjar tanpa menggunakan dana APBD. Ia menilai semangat kebersamaan warga menjadi kunci terselenggaranya acara.
Dukungan Pemerintah dan HIPMI
Lurah Muktisari Yeni Irmayanti, S.IP mengapresiasi inisiatif tersebut. Pemerintah kelurahan berkomitmen memberi ruang bagi UMKM, pelaku seni, dan generasi muda untuk berkembang.
“Ini cara kita membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Ketua BPC HIPMI Kota Banjar Desy Sahliana menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi bagi pengusaha muda dan komunitas kreatif. HIPMI juga memeriahkan lomba aerobik yang terbagi dalam kategori pemula, mahir, dan doorprize.
“Melihat antusiasme hari ini, HIPMI berencana menggelar lomba aerobik yang lebih besar dengan hadiah lebih menarik pada Juni 2026 mendatang,” tegasnya.
Magnet Wisata Lokal dan Agenda Tahunan
Lebih dari 500 pengunjung memadati lokasi, tidak hanya dari Banjar dan Langensari, tetapi juga dari Lakbok, Majenang, Cimanggu, hingga Wanareja (Jawa Tengah).
Melihat respons masyarakat, LPM Muktisari berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan dan mengupayakan event kreasi rutin bulanan untuk mendorong UMKM Muktisari naik kelas. acep surya








