MAJALENGKA, HR — Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PKB, KH Maman Imanulhaq menyoroti belum optimalnya operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka. Ia mendorong pemerintah mempercepat langkah normalisasi agar keberadaan bandara memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Maman menjelaskan bahwa dirinya terus mengawal pemanfaatan BIJB melalui penguatan jalur penerbangan, termasuk penerbangan umrah. Upaya tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas bandara.
“Kita mendorong normalisasi BIJB Kertajati Majalengka melalui penerbangan umrah agar bandara kembali aktif,” ujar Maman.
Sebagai Tim Pengawas Bencana, Maman juga mengusulkan penguatan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk wilayah Majalengka. Menurutnya, potensi bencana seperti longsor, banjir, dan kebakaran memerlukan kesiapsiagaan semua pihak.
“Bencana bisa terjadi kapan saja. Kita perlu dukungan dan antisipasi bersama, termasuk dukungan BNPB,” ucapnya.
Selain itu, Maman menyampaikan hasil kunjungan ke 15 Sekolah Rakyat di Majalengka. Ia mendukung program tersebut, namun menilai tata kelola guru dan tenaga pengajar masih perlu evaluasi agar statusnya lebih jelas.
“Saya mendukung Program Sekolah Rakyat, tetapi tata kelolanya perlu diperjelas,” kata Maman.
Pemilik dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka itu juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga kini, ia menyebut masih ada sejumlah pesantren yang belum menerima program tersebut, termasuk Al-Mizan.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sesi ngobrol santai bersama wartawan, yang turut dihadiri Ketua PWI Kabupaten Majalengka, Pai Supardi, di RM Nera Majalengka, Jumat (26/12/2025).
“Program MBG perlu perbaikan. Beberapa pesantren belum tersentuh, termasuk Pesantren Al-Mizan,” tutupnya. lintong








