Zita Anjani Dorong TK di Lampung Selatan “Naik Kelas”, Al-Mumtaza Jadi Role Model

IMG 20260311 WA0071
Bunda PAUD Lampung Selatan Zita Anjani mendorong TK di daerahnya naik kelas dengan menjadikan TK IT Al-Mumtaza Kalianda sebagai role model sekolah ramah anak.

LAMPUNG SELATAN, HR — Bunda PAUD Kabupaten Lam/pung Selatan, Zita Anjani, mendorong taman kanak-kanak di daerah tersebut untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan lingkungan belajar.

Ia bahkan menjadikan TK IT Al-Mumtaza di Kecamatan Kalianda sebagai contoh atau pilot project bagi TK lainnya agar mampu “naik kelas” menjadi sekolah yang lebih kreatif, ramah anak, dan berkualitas.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Zita saat mengunjungi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di TK IT Al-Mumtaza yang berlokasi di Kelurahan Way Urang, Rabu (11/3/2026).

Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi setelah TK IT Al-Mumtaza berhasil meraih predikat Ramah Anak tingkat nasional berdasarkan penilaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.IMG 20260311 WA0072

“Saya senang datang ke sini. TK-nya bagus, betul-betul ramah anak. Ini menjadi kebahagiaan kita di Lampung Selatan karena ada TK yang mendapat penghargaan nasional,” kata Zita.

Ia memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan para guru yang dinilai telah membawa nama baik daerah melalui inovasi serta komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan bagi anak.

Zita berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi TK lainnya di Lampung Selatan.

“Saya ingin TK Al-Mumtaza ini menjadi contoh bagi TK-TK lain agar bisa naik kelas. Yang tadinya biasa-biasa saja, bisa menjadi lebih baik dan lebih kreatif,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas pendidikan anak usia dini tidak selalu ditentukan oleh besar kecilnya sekolah, melainkan bagaimana guru dan pengelola mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Dunia TK itu seperti kanvas. Mau kita lukis warna-warni sehingga indah untuk anak-anak, atau kita lukis hitam putih yang membosankan, semuanya tergantung kita,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru PAUD yang disebutnya sebagai “guru kedua” setelah orang tua.

“Setelah anak dididik oleh orang tua di rumah, yang mendidik mereka selanjutnya adalah guru PAUD dan guru TK. Karena itu saya selalu sangat peduli dengan para guru PAUD,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zita meminta dinas terkait memperkuat program pembinaan antara PAUD unggulan dengan PAUD lainnya agar kualitas pendidikan anak usia dini di Lampung Selatan dapat berkembang secara merata.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan TK IT Al-Mumtaza, termasuk rencana pemberian alat pembelajaran Montessori serta peluang magang bagi guru di Kids Republik.

“Nanti perwakilan dari TK Al-Mumtaza bisa magang di Kids Republik. Kita juga akan mendukung beberapa alat Montessori untuk di sini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK IT Al-Mumtaza, Andriani, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Bunda PAUD Lampung Selatan beserta para tamu undangan.

Ia menjelaskan keberhasilan sekolahnya meraih predikat Ramah Anak merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan secara konsisten untuk menciptakan lingkungan bermain yang aman, nyaman, dan edukatif bagi anak.

“Program RBRA merupakan komitmen kami dalam memberikan perlindungan sekaligus pemenuhan hak anak, khususnya dalam memperoleh ruang bermain yang layak, aman, dan mendukung tumbuh kembang mereka,” ujar Andriani.

Ia menambahkan, berbagai langkah telah dilakukan mulai dari penyediaan sarana dan prasarana ramah anak, penerapan aturan keselamatan, hingga pengawasan kegiatan belajar dan bermain.

Selain itu, pihak sekolah juga melibatkan orang tua, dinas terkait, serta masyarakat sekitar untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak.

Andriani menjelaskan proses penilaian RBRA dilakukan secara bertahap, mulai dari pengisian borang hingga evaluasi virtual pada September hingga November 2025. Selanjutnya tim auditor dari Kementerian PPPA RI melakukan audit lapangan pada 15–17 Desember 2025 yang dilanjutkan dengan proses perbaikan hingga 31 Januari 2026.

“Alhamdulillah berkat dukungan Bunda PAUD Lampung Selatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta berbagai perangkat daerah lainnya, TK IT Al-Mumtaza akhirnya memperoleh predikat Ramah Anak tingkat nasional,” katanya.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi lembaga pendidikan anak usia dini lainnya di Lampung Selatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang ramah anak. santi

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *