LAMSEL, HR —
Ketua Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, membuka Pelatihan Pembuatan Tuping 12 Wajah bagi guru kesenian SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Lampung Selatan.
Pelatihan berlangsung di Aula SMK Negeri 1 Kalianda, Rabu (8/10/2025). Sebanyak 75 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari guru kesenian SMA/SMK, SMP, dan SD. Tujuan kegiatan ini untuk melestarikan seni budaya lokal sekaligus mengasah kreativitas guru dalam membuat produk ecraft berbasis budaya daerah.
Zita mengapresiasi penampilan Tari Tuping 12 Wajah dari siswa SMK Negeri 1 Kalianda. Ia menyebut penampilan tersebut membangkitkan semangat pelestarian budaya di kalangan generasi muda.
“Hari ini luar biasa. Saya senang melihat Tari Tuping 12 Wajah tidak hanya dimainkan oleh siswa laki-laki, tetapi juga banyak siswa perempuan,” ujar Zita penuh semangat.
Dalam sambutannya, Zita juga mengumumkan rencana perayaan HUT ke-69 Kabupaten Lampung Selatan yang akan berlangsung pada 14 November 2025. Ia menyampaikan bahwa perayaan tahun ini akan tampil lebih meriah dibanding tahun sebelumnya.
“Kita akan tunjukkan kepada dunia luar bahwa Lampung Selatan memiliki anak-anak berprestasi yang membanggakan Indonesia,” tegasnya.
Rangkaian perayaan HUT ke-69 mencakup pawai budaya, 1.000 penari Tari Tuping 12 Wajah, Tari Kiamat, serta berbagai tarian khas daerah. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati festival musik, festival kuliner UMKM, dan penampilan artis nasional.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan, Hendra Jaya, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya.
“Pelatihan ini membantu guru kesenian menciptakan produk ecraft lokal sekaligus menjaga tradisi daerah agar tetap hidup,” ujar Hendra.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menargetkan agar Tuping 12 Wajah berkembang menjadi identitas budaya yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. santi








