Wamenkes RI dan Pemkab Gowa Komitmen Tekan Angka TB

IMG 20260114 WA0013
Wamenkes RI dan Pemkab Gowa menegaskan komitmen menekan angka TB di Kabupaten Gowa

GOWA, HR – Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menekan angka penyakit tuberkulosis (TB). Komitmen ini mengemuka saat Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menerima kunjungan kerja Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus di Desa Siaga TB, Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Selasa (13/1).

Dalam sambutannya, Bupati Gowa menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap upaya penanganan TB di daerah. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi bukti nyata sinergi pusat dan daerah dalam sektor kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Selamat datang di Kabupaten Gowa. Kehadiran Wamenkes merupakan bentuk perhatian langsung pemerintah pusat, khususnya dalam penanganan penyakit TB,” ujar Bupati Talenrang.

Ia mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menempati urutan kedua dunia dengan jumlah kasus TB terbanyak. Sementara itu, Kabupaten Gowa mencatat 2.015 kasus TB sepanjang tahun 2025.

Meski demikian, Bupati Talenrang menegaskan komitmen Pemkab Gowa untuk mengentaskan TB melalui penguatan layanan kesehatan serta peningkatan dukungan bagi para kader kesehatan.

“Kami bertekad menekan TB di Gowa. Dukungan infrastruktur dan alat kesehatan sangat kami butuhkan agar upaya eliminasi TB dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Menurutnya, peran kader kesehatan yang tersebar di 18 kecamatan sangat strategis dalam penanganan TB. Oleh karena itu, Pemkab Gowa terus mendorong penguatan peran kader agar upaya pencegahan dan penanganan TB berjalan berkelanjutan.IMG 20260114 WA0015

Selain itu, Pemkab Gowa juga mengoptimalkan Program One Day One District atau Sehari di Kecamatan. Program ini menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan menjadi sarana efektif dalam menjangkau kasus TB serta layanan sektor lainnya, seperti pendidikan, pertanian, dan koperasi.

Sementara itu, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa eliminasi TB menjadi salah satu program prioritas nasional yang dipantau langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

“Pemerintah memiliki delapan program prioritas nasional. Selain penanganan stunting melalui MBG, eliminasi TB menjadi fokus utama,” ungkapnya.

Ia menyebut Kementerian Kesehatan akan menyalurkan alat rontgen ke Kabupaten Gowa untuk mendukung deteksi dini TB dan penyakit lainnya. Dari 2.015 kasus TB yang terdiagnosis pada 2025, para kader diharapkan mampu menjangkau seluruh pasien secara menyeluruh.

“Begitu alat rontgen tersedia, segera lakukan pemetaan pemanfaatannya. Pemeriksaan juga harus menyasar keluarga pasien karena TB merupakan penyakit menular,” tegasnya.

Wamenkes RI menambahkan, penanganan TB memerlukan kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Dalam Negeri, TNI, dan Polri, sebagaimana keberhasilan penanganan Covid-19 sebelumnya.

“Kami hadir untuk memperkuat sosialisasi program. Distribusi alat dilakukan bertahap dan ditargetkan lengkap hingga Juni. Anggaran program TB harus dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dr. Evi Mustikawati Arifin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dr. Haris Usman, Direktur RSUD Syekh Yusuf dr. Gaffar, serta Tim Percepatan Penanggulangan TBC Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. kartia

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *