Wali Kota M Anwar Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Jakarta Selatan Periode 2025–2030

IMG 20260311 WA0046
Pengukuhan MUI Jakarta Selatan

JAKARTA, HR —Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar menghadiri pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia Kota Administrasi Jakarta Selatan periode 2025–2030 yang digelar di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Lantai 3 Blok B dan C, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Karakter MUI Kota Administrasi Jakarta Selatan yang Tangguh terhadap Perubahan Sosial dan Perkembangan Zaman” tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Hidayat Nur Wahid, Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jakarta Selatan Tomy Fudihartono, serta para tokoh agama dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 195 anggota MUI Jakarta Selatan dikukuhkan oleh Wakil Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta, KH Yusuf Aman.

Dalam sambutannya, M. Anwar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus MUI Jakarta Selatan yang telah dilantik. Ia berharap para pengurus yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan istiqomah dalam membina umat.

“Bagaimana kita membangun kebersamaan dan toleransi antar umat sesuai dengan arahan Bapak Gubernur. Saya kira mereka bisa menjalankan, karena mereka adalah orang-orang yang sudah biasa berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Administrasi Jakarta Selatan, KH Ahmad Nawawi Halim berharap seluruh pengurus yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik serta mengemban amanah dalam menjaga kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat.

“Saya juga meminta kepada umat agar dapat menjaga hubungan kemitraan dengan pemerintah dalam menjaga kehidupan keagamaan yang harmonis dan kondusif di Jakarta Selatan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Palang Merah Indonesia juga memberikan layanan cek kesehatan gratis bagi para tamu undangan dan peserta kegiatan, seperti pemeriksaan tekanan darah serta layanan kesehatan lainnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta meningkatkan kehidupan keagamaan yang damai di wilayah Jakarta Selatan. rg

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *