Wabup Gowa Tekankan Penguatan Peran Imam Masjid di Pengukuhan IPIM

GOWA, HR — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan pentingnya penguatan peran imam masjid sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri pengukuhan Pengurus Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Sabtu (20/12).

Kegiatan ini diikuti sekitar 500 imam masjid dari seluruh wilayah Kabupaten Gowa dan dirangkaikan dengan Pelatihan Tahsinul Qiroah sebagai upaya peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an para imam.

Ketua Pengurus Wilayah IPIM Sulawesi Selatan, KH. Masykur Yusuf, secara resmi mengukuhkan Pengurus IPIM Kabupaten Gowa. Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari penguatan kelembagaan IPIM sekaligus peningkatan kapasitas imam masjid di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Darmawangsyah Muin menyampaikan bahwa imam masjid memiliki peran sentral dalam membina umat dan menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

IMG 20251222 WA0008
pengukuhan IPIM Gowa yang diikuti 500 imam dan pelatihan tahsin Al-Qur’an.
IMG 20251222 WA0006
Wabup Gowa Darmawangsyah Muin menekankan penguatan peran imam masjid

“Kami ingin masjid-masjid di Gowa menjadi cerminan kemajuan desa dan dusun,” ujar Wakil Bupati Gowa.

Ia menegaskan, IPIM tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi para imam, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk membangun umat yang religius dan berdaya. Pada kesempatan tersebut, Darmawangsyah juga memohon doa agar kepemimpinannya bersama Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dapat membawa Kabupaten Gowa semakin maju dan masyarakatnya lebih sejahtera.

“Kami mohon doa dari para imam agar kami dapat memimpin Gowa dengan amanah, sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PW IPIM Sulsel, KH. Masykur Yusuf, menekankan bahwa kualitas bacaan Al-Qur’an menjadi salah satu syarat utama bagi seorang imam masjid. Menurutnya, imam harus mampu menjadi teladan bagi jamaah dan lingkungan sekitarnya.

“Imam masjid harus menjadi model dan contoh di daerah masing-masing, termasuk dalam kualitas bacaan Al-Qur’an,” ujarnya.

Ketua IPIM Kabupaten Gowa yang baru dilantik, Zainal Timung, menjelaskan bahwa Pelatihan Tahsinul Qiroah merupakan langkah awal IPIM Gowa untuk memastikan seluruh imam masjid memiliki standar bacaan Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah tajwid.

“Imam adalah sosok sentral di tengah masyarakat. Melalui pelatihan tahsin ini, kami ingin membekali para imam agar bacaan dalam salat semakin baik, merdu, dan sesuai dengan makharijul huruf,” jelasnya.

Pengukuhan pengurus IPIM Kabupaten Gowa ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Gowa, jajaran Pengurus Wilayah IPIM Sulawesi Selatan, serta para tokoh agama dan masyarakat. kartia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *