Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat Gelar Ruwahan Sambut Ramadan

IMG 20260213 201054
Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat gelar ruwahan di Kantor Wali Kota sebagai ajang silaturahmi dan persiapan menyambut Ramadan 1447 H.

JAKARTA, HR — Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat menggelar kegiatan ruwahan sebagai ajang silaturahmi dan saling memaafkan menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Lantai 11, Jalan Kembangan Raya No. 2, Kembangan Selatan, Kamis (12/2/2026).

Ruwahan menjadi tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan untuk mempererat kebersamaan antarpegawai di lingkungan pendidikan wilayah Jakarta Barat II.

Bacaan Lainnya

Pengawas Jakarta Barat II, Wawat, yang mewakili Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat Diding Wahyudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat silaturahmi tenaga pendidik dan kependidikan.

“Kami berkomitmen menjaga kebersamaan dan kepedulian antarpegawai. Dengan kebersamaan, kerja sama akan terbangun kuat dan memberi dampak positif bagi tenaga pendidikan di wilayah II Jakarta Barat,” ujar Wawat.

Menurutnya, ruwahan juga menjadi momentum untuk saling berbagi makanan serta mempererat hubungan antarstaf dan karyawan. Tradisi tersebut dinilai mampu memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Dinas Pendidikan.

Wawat menambahkan, kegiatan ini tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga sarana untuk saling memaafkan sebelum memasuki Ramadan.

“Kami berharap di bulan Ramadan nanti seluruh pegawai diberi kelancaran dalam menjalankan tugas pemerintahan dan kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh pegawai menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah selama Ramadan. Menurutnya, kinerja yang maksimal harus tetap berjalan seiring dengan pelaksanaan ibadah puasa yang optimal.

“Kami ingin tetap bekerja dengan maksimal sekaligus menjalankan ibadah puasa secara khusyuk, sehingga tercipta keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kewajiban spiritual,” pungkasnya. jm

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *