JAKARTA, HR — Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan menggelar pelatihan kreasi bouquet bunga dari balon di Tempat Kumpul Kreatif, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (18/2). Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas dan membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM.
Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Selatan, Djaharuddin mengatakan, pihaknya memilih kreasi bouquet balon karena produk ini fleksibel, ekonomis, dan memiliki nilai tambah sebagai hasil karya handmade.
“Produk bouquet balon memiliki pasar yang cukup baik. Konsumen menyukai produk unik, bernilai seni, dan mengikuti tren kekinian sebagai alternatif pengganti bunga segar,” ujarnya.
Ia berharap 20 peserta yang mengikuti pelatihan tidak berhenti sampai di sini. Menurutnya, pelatihan ini dapat menjadi langkah awal melahirkan karya kreatif, membangun UMKM tangguh, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Pemateri workshop, Dienda Aisyah Pramdhani menjelaskan, peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi praktik. Ia mengajarkan beberapa metode dasar, mulai dari meniup, mengikat, hingga memutar balon untuk membentuk karakter hewan dan berbagai jenis bunga.
“Kami berharap bisa kembali mengadakan workshop dengan variasi bentuk bunga balon lainnya agar semakin banyak warga Jakarta kreatif yang tertarik belajar,” katanya.
Salah satu peserta asal Kelurahan Kalibata, Ita Pantja, menilai tren balloon twist atau bouquet balon semakin populer. Produk tersebut bisa dimanfaatkan sebagai hantaran, hampers, kado wisuda, maupun hadiah ulang tahun.
“Ini bisa menjadi alternatif usaha, selain pekerjaan yang saat ini saya tekuni membuat gelang manik-manik dan gantungan tas,” tuturnya.
Melalui pelatihan kreasi bouquet bunga dari balon ini, Sudin PPKUKM Jakarta Selatan berharap peserta mampu mengembangkan keterampilan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. rg






