Siswa SMK Jakarta Bersinar di Final Virtual Company Indonesia 2026, Penerima KJP Borong Prestasi

GridArt 20260213 201416712
Final Virtual Company Indonesia 2026

JAKARTA, HR — Sekolah HighScope Indonesia (SHI) melalui Redea Institute sukses menggelar babak final Virtual Company Indonesia (VCI) 2026 di Kampus SHI TB Simatupang, Rabu (11/2/2026). Ajang ini menjadi panggung bagi siswa SMA dan SMK untuk menguji kemampuan kewirausahaan melalui simulasi bisnis komprehensif.

Program Virtual Company Indonesia (VCI) merupakan platform pembelajaran berbasis praktik yang melatih peserta didik membangun dan mengelola perusahaan virtual. Sebelum tampil di final, seluruh tim mengikuti Business Plan Competition pada 28–29 Januari 2026 di lokasi yang sama.

Tahun ini, VCI diikuti 18 tim dari tujuh sekolah jejaring dengan total 92 siswa. Mereka berasal dari SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang. Setiap tim mempresentasikan ide bisnis dan strategi manajerial di hadapan dewan juri praktisi industri menggunakan bahasa Inggris.

Menariknya, sejumlah pemenang merupakan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Enam siswa dari SMKN 51, satu siswa dari SMKN 20, dan empat siswa dari SMKN 43 berhasil meraih juara di berbagai kategori. Capaian ini menegaskan bahwa akses pendidikan, pembinaan yang tepat, dan kesempatan setara mampu mendorong siswa dari berbagai latar belakang ekonomi untuk bersaing dan berprestasi.

Founder & CEO Redea Institute, Antarina S.F. Amir, menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik dalam menjawab tantangan zaman.

“Tantangan terbesar pendidikan saat ini bukan kekurangan informasi, melainkan kurangnya implementasi. Dunia nyata membutuhkan keberanian mengambil keputusan di tengah ketidakpastian. Melalui VCI, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi terjun langsung dalam dinamika bisnis,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana. Ia menyebut berbagai riset menunjukkan siswa yang aktif dalam kompetisi bisnis memiliki peluang lebih besar membangun usaha dan meraih penghasilan lebih tinggi di masa depan.

“Program ini selaras dengan transformasi pendidikan vokasi melalui sinergi industri yang terus kami dorong,” katanya.

Kompetisi VCI 2026 turut mendapat respons positif dari para juri. Syukriyatun Ni’amah (Founder & CEO Robries) menilai ide peserta relevan dengan isu keberlanjutan global. Erwin Octa mengapresiasi profesionalisme serta kesiapan presentasi siswa. Sementara itu, Jacky Mussry melihat optimisme besar terhadap masa depan ekonomi Indonesia melalui orientasi bisnis berbasis ESG dan sustainability yang diusung para finalis.

Daftar Pemenang Virtual Company Indonesia 2026

  • Kategori Advanced
  1. Outstanding Presentation: Caplok by NVCo
  2. Best Marketing Strategy: Titip Aja! by Kudeta
  3. Best Innovative Idea: Jelantic by Haegea
  4. Best Business Plan: Caplok by NVCo
  • Kategori Basic
  1. Outstanding Presentation: Santara – SMKN 20
  2. Best Marketing Strategy: Ventuphous – SMKN 51
  3. Best Innovative Idea: Revo’N – SMKN 43
  4. Best Business Plan: Santara – SMKN 20. jm

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *