Sempat Disebut “Anak Tiri”, Bupati Egi Ungkap Anggaran Natar Terbesar di Lampung Selatan

IMG 20260213 WA0113
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama ungkap anggaran Natar Rp45 miliar, terbesar di kabupaten, bantah isu “anak tiri”.

LAMPUNG SELATAN, HR — Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan merata di 17 kecamatan. Ia menekankan pemerataan tidak berarti pembagian anggaran sama rata, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan wilayah, luas daerah, dan jumlah penduduk.

Penegasan itu ia sampaikan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Kecamatan Natar, yang digelar di Aula Balai Desa Candimas, Jumat (13/2/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam forum tersebut, Egi membantah anggapan bahwa Kecamatan Natar menjadi “anak tiri” pembangunan. Ia memaparkan data alokasi anggaran Tahun 2025 yang menunjukkan Natar menerima anggaran fisik sebesar Rp45 miliar, tertinggi di Kabupaten Lampung Selatan.

“Bagaimana mungkin disebut anak tiri, kalau anggarannya paling besar se-Kabupaten Lampung Selatan. Ruas jalannya paling banyak, panjang jalan yang dibangun juga paling tinggi,” tegasnya.

Sepanjang 2025, pemerintah daerah merealisasikan 26 lokasi pembangunan ruas jalan di Natar dengan total panjang 17,5 kilometer. Selain itu, pemda membangun lima jembatan, tiga drainase, 10 titik sanitasi dan air minum, 13 kegiatan sumber daya air, serta melakukan normalisasi dan pembangunan embung.IMG 20260213 WA0112

Menurut Egi, konsep pemerataan pembangunan yang ia terapkan mengedepankan asas keadilan berbasis kebutuhan. Kecamatan dengan wilayah luas dan jumlah penduduk besar seperti Natar membutuhkan alokasi lebih besar agar pelayanan publik berjalan optimal.

“Semua kecamatan mendapat pembangunan jalan dan perbaikan sekolah. Itulah pemerataan yang adil, sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah,” ujarnya.

Egi juga memaparkan capaian makro pembangunan Lampung Selatan Tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi mencapai 4,62 persen, angka kemiskinan turun menjadi 12,05 persen, tingkat pengangguran terbuka menurun ke 4,67 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 73,10.

Ia mengajak masyarakat melihat pembangunan secara objektif dan tidak mudah terpengaruh isu yang tidak berdasar. Menurutnya, Musrenbang menjadi momentum penting menyerap aspirasi sekaligus menyusun prioritas pembangunan 2027.

Bupati Egi turut menyoroti posisi strategis Natar yang berbatasan langsung dengan Kota Bandar Lampung serta menjadi akses menuju Bandara Radin Inten II>. Ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan melalui penguatan Gerakan Desa Helau dengan semangat Asri, Bersih, Rapih, Indah serta Bersih, Kering, dan Wangi.

Sementara itu, Camat Natar, Eko Irawan, mengusulkan sejumlah prioritas pembangunan 2027, seperti rekonstruksi dan rehabilitasi jalan, pembangunan Mal Pelayanan Publik mini, perbaikan sekolah, normalisasi embung dan sungai, bantuan sektor pertanian, serta peningkatan fasilitas kesehatan dan keluarga berencana.

Musrenbang ini menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah daerah dan masyarakat guna memastikan pembangunan berjalan merata, terukur, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Lampung Selatan. santi

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *